Topan Terkuat Hantam Jepang, 2 Orang Tewas

Kompas.com - 04/09/2018, 18:57 WIB
Dalam foto yang dirilis Polisi Prefektur Kagawa pada 4 September 2018, terlihat sebuah truk terguling di Jembatan Seto Ohashi di Sakade. Topan Jebi dilaporkan merupakan topan terkuat dalam 25 tahun terakhir. AFP/JIJI PRESS/Kagawa Prefectural PoliceDalam foto yang dirilis Polisi Prefektur Kagawa pada 4 September 2018, terlihat sebuah truk terguling di Jembatan Seto Ohashi di Sakade. Topan Jebi dilaporkan merupakan topan terkuat dalam 25 tahun terakhir.

TOKYO, KOMPAS.com - Dua orang tewas dan puluhan lainnya terluka ketika topan terkuat dalam 25 tahun terakhir melanda Jepang.

Kantor berita AFP mewartakan Selasa (4/9/2018), di antara dua korban tewas, terdapat kakek berusia 71 tahun ketika tertimpa gudangnya di prefektur Shiga.

Sementara NHK melaporkan 97 orang terluka dari jalur yang dilalui Topan Jebi tersebut. Untungnya, para korban tak menderita luka serius.

Baca juga: Jepang Bersiap Hadapi Topan Paling Kuat dalam 25 Tahun Terakhir

Kemudian di Osaka, tayangan televisi memperlihatkan kapal tanker menghantam jembatan yang menghubungkan kota Izumisano dan Bandara Kansai.

Kapal 2.591 ton Houn Maru awalnya tengah berlabuh di Teluk Osaka. Namun topan membuatnya tersapu ke jembatan pukul 13.00 waktu setempat.

Mainichi mengutip penjaga pantai setempat memberitakan, 11 kru yang berada dalam kapal tersebut tidak mengalami luka.

Adapun bandara tersebut langsung ditutup setelah landasan pacu dan ruangan basement terendam air akibat gelombang tinggi.

Kemudian bianglala setinggi 100 meter di Osaka dilaporkan berputar sangat kencang meski saat itu kondisinya mati.

"Saya sangat terkejut karena bianglala sedemikian besarnya bisa bergerak karena angin. Saya belum pernah melihat hal seperti itu," kata seorang remaja berusia 19 tahun.

Perdana Menteri Shinzo Abe telah memerintahkan evakuasi kepada sekitar 1,2 juta, dan memerintahkan jajarannya untuk melindungi rakyat.

"Saya meminta kepada rakyat Jepang untuk saling melindungi, termasuk mempersiapkan dan melakukan evakuasi dini," ujar Abe.

Sebelumnya kepala badan meteorologi Jepang Ryuta Kurora berujar, ketika sampai di darat, kecepatan Jebi bisa mencapai 162 km per jam di pusatnya.

"Topan ini merupakan yang terkuat sejak 1993," kata Kurora. Media setempat telah mengimbau warga di jalur yang bakal dilalui Jebi untuk tak bepergian.

AFP melansir, Jepang dihantam badai besar sepanjang musim panas hingga musim gugur. Jebi mempunyai jalur yang sama dengan Topan Cimaron yang bertiup 23 Agustus lalu.

Baca juga: Jepang Dihantam Topan Terkuat dalam 25 Tahun Terakhir



Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X