Kompas.com - 04/09/2018, 17:34 WIB

MOSKWA, KOMPAS.com - Seorang bos mafia Rusia yang diduga menjadi otak dari 80 pembunuhan dilaporkan tertangkap, dan ditahan di penjara keamanan tinggi Moskwa.

Daily Mirror memberitakan Selasa (4/9/2018), Aslan "Dzhako" Gagiyev menjalankan sebuah kelompok mafia kejam bernama The Family.

Polisi menyatakan, kelompok tersebut melakukan penyiksaan terhadap para korban sebelum membunuhnya. Dia dilaporkan diekstradisi dari Austria ke Rusia.

Baca juga: Mafia Narkoba Otak Pembakaran 6 Warga Dapat Ponsel yang Diselundupkan Wanita

Salah satu korbannya yang dilaporkan merupakan seorang bankir dimasukkan dalam sebuah tong, dan diceburkan.

Pria 47 tahun itu berujar dia tak melakukan kesalahan, dan menyebut proses ekstradisi penuh dengan motif politik.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Irina Volk berujar, Gagiyev dituduh melakukan pembunuhan kepada penegak hukum, pejabat senior, hingga pengusaha.

"Selain itu, dia juga mengorkestrasi penjualan senjata, penggelapan, dan berbagai tuduhan kejahatan lainnya," tutur Volk.

Kepada harian investigasi Moskwa Novaya Gazeta, pria berjuluk Big Brother itu mengaku telah melakukan pembayaran ke pejabat senior Rusia.

Setiap bulan, Gagiyev berujar dia telah membayar 1,2 juta euro, sekitar Rp 20,7 juta, kepada Alexander Batrykin.

Batrykin merupakan Kepala Komite Investigasi. Dilaporkan, dia merupakan salah satu orang kepercayaan Presiden Vladimir Putin.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.