Pejabat Pengembang Senjata Nuklir Korut Meninggal Dunia

Kompas.com - 04/09/2018, 13:31 WIB
Dalam foto yang dirilis Kantor Berita Korea Utara (KCNA), terlihat Ju Kyu Chang, ilmuwan yang terlibat dalam pengembangan senjata nuklir Korut (kiri) bersama Pemimpin Korut Kim Jong Il di 2010. Ju meninggal dunia pada usia 89 tahun. via KCNADalam foto yang dirilis Kantor Berita Korea Utara (KCNA), terlihat Ju Kyu Chang, ilmuwan yang terlibat dalam pengembangan senjata nuklir Korut (kiri) bersama Pemimpin Korut Kim Jong Il di 2010. Ju meninggal dunia pada usia 89 tahun.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Korea Utara ( Korut) mengumumkan kabar meninggalnya seorang pejabat senior di usia 89 tahun.

Media Korut KCNA dilansir AFP Selasa (4/9/2018), Ju Kyu Chang dilaporkan meninggal akibat penyakit darah pancytopenia.

Baca juga: Takut Ancaman Korut, Kemenhan Jepang Minta Anggaran Rp 693 Triliun

Dalam obituari yang dirilis Korut, Ju dikatakan sebagai profesor serta akademisi, serta sesepuh revolusi Korut.

"Beliau membuat kontribusi hebat dengan memperkuat kemampuan pertahanan negara ini," demikian pernyataan obituari tersebut.

Ju merupakan mantan Menteri Pertahanan Korut yang bertanggung jawab dalam mengembangkan program senjata nuklir dan rudal.

Salah satunya adalah roket jarak jauh Unha 2 yang diluncurkan 2009. Peluncuran roket itu disaksikan mendiang Pemimpin Korut Kim Jong Il.

Selain itu, dia juga dilaporkan terlibat dalam pengembangan dua roket Unha 3 yang diluncurkan pada 2012, sebelum pensiun tiga tahun kemudian.

Dia terkena sanksi dari Kementerian Keuangan Amerika Serikat ( AS) pada 2013 karena keterlibatannya dalam pengembangan senjata nuklir.

Korut dilaporkan pertama kali mengklaim sukses meluncurkan senjata nuklir di 2006, yang dilanjutkan pembuatan rudal balistik antar-benua (ICBM).

2017, negara komunis itu mendeklarasikan diri sebagai negara nuklir setelah sukses meluncurkan ICBM yang bisa menjangkau daratan utama AS.

Baca juga: Rusia Tolak Publikasi Laporan PBB soal Korut



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X