Penjualan Minyak Merosot, ISIS Dilaporkan Cari Sumber Pendapatan Baru

Kompas.com - 04/09/2018, 08:04 WIB
Bendera ISIS Reuters via ArabnewsBendera ISIS

MOSKWA, KOMPAS.com - Kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah ( ISIS) dilaporkan sedang mencari sumber alternatif keuangan baru, menyusul merosotnya penjualan minyak dan pengumpulan pajak dari penduduk di Suriah dan Irak.

Demikian pernyataan dari kepala informasi intelijen dan layanan hubungan internasional Dinas Rahasia Rusia (FSB), Sergey Baseda, pada Senin (3/8/2018), seperti diwartakan Xinhua.

Pada 2014, ISIS dapat menghasilkan pendapatan sekitar 3 miliar dollar AS pada 2014. Sekarang, ISIS diperkirakan hanya memperoleh penerimaan 200 juta hingga 300 juta dollar AS per tahun.

Baca juga: Seorang Prajurit AS Mengaku Telah Bersumpah Setia pada ISIS

"Ada kecenderungan untuk menginvestasikan dana yang diperoleh sebelumnya dalam bisnis legal sehingga berguna memfasilitasi penerimaan keuangan rutin untuk kegiatan lebih lanjut," katanya.

Dia menambahkan, setelah menderita kerugian di Suriah dan Irak, ISIS memindahkan sebagian dari militannya ke Afghanistan.

FSB memprediksi kemungkinan ISIS akan mengambil alih perdagangan narkoba tertentu untuk memperbaiki kondisi keuangannya.

"Ada reorientasi pada proyek-proyek yang lebih murah," ucap Baseda.

"Propaganda telah menyebar melalui jejaring sosial, dan perekrutan militan juga berlangsung melalui jejaring sosial," katanya.

Pejabat dari Dinas Interlijen Asing Rusia, Sergei Kozhetev, menilai perkembangan semacam itu dapat menjadi masalah baru.

Dengan begitu, masyarakat internasional harus mencari metode baru untuk memerangi terorisme.

Saat ini, ISIS juga sedang melatih dan menerapkan kembali sabotase dan kelompok teroris ke Eropa, Asia Tengah dan Tenggara, serta Rusia.

Baca juga: Afghanistan Klaim Seorang Pemimpin ISIS Tewas dalam Serangan Udara

Sebelumnya, VOA News pernah melaporkan bahwa kelompok ISIS di Afghanistan berhasil mencetak pendapatan ratusan ribu dollar AS per tahun dari tambang talc.

Penghasilan dari penambangan talk digunakan ISIS untuk mendanai kegiatan pemberontakan. Bahan baku pembuat bedak bayi ini hampir 80 persen disalurkan ke AS dan Eropa.

Selain digunakan sebagai bahan umum untuk bedak bayi, talk juga kerap ditemukan pada berbagai kosmetik, cat, kertas, dan plastik.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X