Jepang Bersiap Hadapi Topan Paling Kuat dalam 25 Tahun Terakhir

Kompas.com - 03/09/2018, 19:45 WIB
Warga Jepang berjalan di tengah angin kencang dan hujan deras saat Topan Jongari menerjang Tokyo pada akhir Juli 2018. AFP / JIJI PRESSWarga Jepang berjalan di tengah angin kencang dan hujan deras saat Topan Jongari menerjang Tokyo pada akhir Juli 2018.

TOKYO, KOMPAS.com - Jepang tengah bersiap untuk menghadapi terjangan topan paling kuat dalam kurun waktu 25 tahun terakhir, memicu peringatan akan angin kencang, banjir, hingga tanah longsor.

Topan Jebi yang menurut pantauan Badan Prakiraan Cuaca sedang bergerak ke arah barat daya diperkirakan bakal mencapai wilayah Jepang barat pada Selasa (4/9/2018) siang.

Jika angin topan tersebut mempertahankan kekuataannya saat ini yakni 216 kilometer per jam, maka para pakar memperkirakan Topan Jebi akan menjadi topan kategori sangat kuat pertama yang mencapai Jepang sejak 1993.

Badan Prakiraan Cuaca Jepang telah mengeluarkan peringatan dini yang disiarkan televisi untuk kemungkinan terjadinya tanah longsor, banjir dan angin kencang, serta gelombang tinggi, kilat dan tornado.

Baca juga: Angin Topan Melanda Jepang, Satu Orang Dilaporkan Hilang

"Ada kemungkinan bahwa topan (Jebi) akan tiba di wilayah daratan dengan tetap pada kekuatannya yang ekstrem,” kata Kepala Badan Prakiraan Cuaca, Ryuta Kurora, dilansir AFP.

Angin topan tersebut pada Senin (3/9/2018) masih berada di wilayah perairan Pasifik di sebelah timur Pulau Okinawa.

Badan Prakiraan Cuaca memprediksi, topan akan menerjang di atas wilayah sekitar Osaka hingga Kyoto sebelum kemudian berlalu menuju Laut Timur.

Bersiap menghadapi terjangan angin topan, pebisnis regional bereaksi dengan cepat, perusahaan kereta api dan taman hiburan Universal Studio Jepang di Osaka telah mengumumkan tidak beroperasi pada hari Selasa (4/9/2018).

Topan Jebi memiliki lintasan yang hampir mirip dengan Topan Cimaron, yang melanda daratan Jepang pada 23 Agustus lalu dan sempat mempengaruhi layanan transportasi.

Meski demikian, dengan antisipasi yang dilakukan kerusakan maupun korban cedera dapat diminimalisir.

Dengan Jepang yang saat ini memasuki musim angin topan, cukup sering diterjang angin topan besar selama musim panas hingga musim gugur.

Topan Jebi akan menjadi gelombang cuaca terkini yang menerjang Jepang, yang sebelumnya juga sempat diterjang gelombang panas dan mematikan.

Baca juga: Diterjang Topan Saat Hendak Mendarat, Boeing Dreamliner Berguncang



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X