Proyek Kereta Cepat Kuala Lumpur-Singapura Ditunda Dua Tahun

Kompas.com - 03/09/2018, 16:16 WIB
Ilustrasi kereta cepat. ThinkstockIlustrasi kereta cepat.

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Pemerintah Malaysia dan Singapura sepakat untuk menunda proyek kereta cepat yang menghubungkan Kuala Lumpur-Singapura selama dua tahun.

Demikian laporan yang diwartakan Channel News Asia pada Senin (3/9/2018).

Melansir The Straits Times, proyek rel kereta api sepanjang 350 km ini ditangguhkan sampai 31 Mei 2020.

Menteri Urusan Perekonomian Malaysia Azmin Ali mengatakan, tidak ada denda yang dikenakan, dan rincian terkait hal itu akan dibuat pada perjanjian baru yang segera ditandatangani.


Baca juga: Mahathir Akan Tinjau Ulang Proyek Kereta Cepat Singapura-Kuala Lumpur

"Kami ingin melanjutkan proyek ini karena akan membawa kebaikan bagi kedua negara," katanya.

"Namun, selama penundaan, kami akan membahas bagaimana cara untuk mengurangi biayanya," imbuhnya.

Menteri Transportasi Singapura Khaw Boon Wan pada 30 Agustus lalu menyatakan telah bertemu dengan Azmin.

Laporan dari The Edge mengungkap, kompromi penundaan itu dilakukan dengan mengatasnamakan semangat antar-negara tetangga yang baik.

Dengan begitu, Malaysia dapat terhindar dari ganti rugi senilai 500 juta ringgit atau Rp 1,7 triliun, apabila membatalkan proyek tersebut.

Sebelumnya, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad memilih untuk membatalkan proyek yang dijadwalkan selesai pada 2016 itu.

Kemudian, pemerintah Malaysia mulai melunakkan sikapnya dan bernegosiasi dengan Singapura untuk menunda proyek tersebut.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X