Tak Diundang ke Upacara Pemakaman McCain, Trump Pilih Main Golf

Kompas.com - 02/09/2018, 09:03 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjalan ke iring-iringan mobil untuk melakukan perjalanan ke Trump National Golf Club dari Gedung Putih pada Sabtu (1/9/2018). (AFP/Brendan Smialowski) Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjalan ke iring-iringan mobil untuk melakukan perjalanan ke Trump National Golf Club dari Gedung Putih pada Sabtu (1/9/2018). (AFP/Brendan Smialowski)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Dua mantan presiden Amerika Serikat George W Bush dan Barack Obama hadir di upacara pemakaman Senator John McCain.

Keduanya menyampaikan pidato penghormatan kepada McCain yang dianggap menempatkan negara di atas kepentingan partai atau pribadi.

Hal yang berbeda justru dilakukan oleh Presiden AS Donald Trumo. Pihak keluarga McCain diketahui tidak mengundang Trump ke upacara pemakaman yang digelar di Washington DC, Sabtu (1/9/2018).

Sebelumnya, iring-iringan mobil yang membawa jenazah McCain berhenti di Tugu Peringatan Veteran Vietnam.

Baca juga: Selama Jadi Presiden, Trump Habiskan Seperempat Waktunya untuk Main Golf

Namun, Trump memilih untuk meninggalkan Washington DC dan pergi ke lapangan golfnya di Virginia.

Di sana, dia disambut oleh sekelompok demonstran yang membawa balon-balon "baby Trump" dan beberapa tulisan terkait McCain.

"RIP. McCain adalah seorang pahlawan," demikian salah satu tulisan pada papan yang dibawa pengunjuk rasa.

Pria berusia 72 tahun tersebut memang menyukai olahraga golf. Dalam laporan terbaru, dia bahkan sudah menghabiskan seperempat waktunya selama menjadi presiden untuk main golf.

Hingga Sabtu (25/8/2018), Trump sudah mengunjungi lapangan golf selama 150 hari dari 582 harinya memimpin "Negeri Paman Sam".

Newsweek melaporkan, perseteruan Trump dengan McCain dianggap sudah melampaui batas-batas politik. Banyak yang menganggapnya dimulai dari komentar Trump yang menilai McCain sebagai tawanan perang.

"Dia bukan pahlawan perang. Dia adalah pahlawan perang karena dia ditangkap. Saya suka orang yang tidak tertangkap," kicau Trump sekitar tiga tahun lalu.

Baca juga: Selain Trump, Sarah Palin Juga Tak Diundang ke Upacara Pemakaman McCain

Melansir AFP, upacara pemakaman McCain di Washingtin DC digelar sebelum dia dimakamkan di Akademi Angkatan Laut AS, dekat Annapolis, Maryland, pada Minggu (2/9/2018).

Kendati Trump tak diundang, nampak putrinya, Ivanka Trump bersama suaminya, Jared Kushner, duduk di kursi tamu.

Turut hadir pula Menteri Pertahanan AS Jim Mattis dan Kepala Staf Gedung Putih John Kelly.

Selain mereka, terlihat pula Bill dan Hillary Clinton, sejumlah mantan wakil presiden AS seperti Al Gore, Dick Cheney, dan Joe Biden.

Tanpa menyebutkan nama Trump, putri McCain, Meghan, menggunakan slogan kampanye Trump saat menyampaikan pidato.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: John McCain, Veteran Perang dan Senator AS

"John McCain tidak perlu menjadi hebat lagi karena Amerika selalu hebat," katanya disambut tepuk tangan meriah.

"Kami berkumpul di sini untuk berduka cita atas meninggalnya kejayaan Amerika," ucap Meghan.

"Hal yang nyata, bukan retorika amurahan dari orang yang tidak akan pernah mendekati pengorbanan yang dia berikan dengan rela," imbuhnya.



Sumber AFP,Newsweek
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X