Kompas.com - 01/09/2018, 22:55 WIB
Ribuan personel militer Korea Utara menggelar parade di lapangan dekat Istana Kumsusan, Pyongyang, Senin (16/12/2013), untuk menyampaikan sumpah setia mereka kepada pemimpin negeri itu, Kim Jong Un. KNS / KCNA / AFPRibuan personel militer Korea Utara menggelar parade di lapangan dekat Istana Kumsusan, Pyongyang, Senin (16/12/2013), untuk menyampaikan sumpah setia mereka kepada pemimpin negeri itu, Kim Jong Un.

PYONGYANG, KOMPAS.com — Korea Utara diduga tengah melakukan persiapan untuk menggelar parade militer. Hal tersebut berdasarkan hasil citraan satelit yang kemudian dianalisis oleh pakar.

Korea Utara akan segera merayakan 70 tahun berdirinya negara itu pada 9 September mendatang dan diyakini akan menggelar parade militer. Kemungkinan juga akan dihadiri oleh delegasi asing.

Parade militer telah lama menjadi cara bagi Korea Utara untuk memamerkan kekuatan militernya. Sebelumnya, parade militer juga sempat digelar pada Februari lalu.

Menurut pakar, parade militer yang akan digelar pada September mendatang kemungkinan akan mirip dengan yang ditampilkan pada 8 Februari lalu.

Baca juga: Situasi Makin Panas, Korea Utara Gelar Parade Militer Besar-besaran

Namun, sejauh ini belum ada tanda-tanda keberadaan rudal balistik antarbenua (ICBM) yang sempat diklaim mampu mencapai AS dan memicu kontroversi.

Melansir dari SCMP, gambar-gambar tersebut didapatkan melalui foto yang dikumpulkan oleh Planet Labs, perusahaan penyedia hasil citra satelit komersial yang berbasis di San Francisco, California.

"Saat ini, parade tampak cukup mirip jika tidak lebih kecil dibandingkan yang digelar pada Februari," kata Jeffrey Lewis, direktur Program Nonproliferasi Asia Timur di Institut Studi Internasional Middlebury, California.

Hasil foto udara menampilkan fasilitas pelatihan parade Mirim dan diambil pada 22 Agustus. Analisis dari tim Middlebury melihat deretan tank, artileri, kapal infantri, rudal anti-pesawat udara, hingga peluncur roket.

Persenjataan lain yang mungkin tersusun di lapangan pawai termasuk rudal jelajah, serta sedikitnya enam misil balistik jarak pendek yang pertama kali terlihat dalam parade pada  Februari.

Menurut para pakar, rudal balistik itu didasarkan pada rudal Iskander buatan Rusia dengan fitur tambahan dari rudal Korea Selatan, Hyunmoo-2.

"Sebanyak 99 kendaraan pertama tampak identik, Setelahnya kami hanya melihat 20 atau lebih rudal jarak pendek. Lebih banyak yang terlihat pada pawai di bulan Februari, termasuk ICBM," kata Lewis.

Baca juga: Biaya Melonjak, Pentagon Tunda Rencana Gelar Parade Militer

Analisis yang dilakukan pakar lain dari situs Stimson Centre 38 North juga mengatakan tidak ada tanda-tanda keberadaan ICBM.

"Jika ICBM dan rudal besar lainnya ditampilkan kemungkinan saat ini masih berada dalam tempat penyimpanan hingga hari pelaksanaan parade," tulis Joseph Bermudez dalam situsnya.



Sumber SCMP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X