1,1 Juta Warga Zimbabwe Terancam Kekurangan Pangan

Kompas.com - 31/08/2018, 23:32 WIB
Warga Zimbabwe mengantri di tempat pemungutan suara pada Senin (30/7/2018). Zimbabwe melaksanakan Pemilihan Umum pertama semenjak Robert Mugabe lengser setelah 37 tahun berkuasa pada November 2017.AFP via BBC Warga Zimbabwe mengantri di tempat pemungutan suara pada Senin (30/7/2018). Zimbabwe melaksanakan Pemilihan Umum pertama semenjak Robert Mugabe lengser setelah 37 tahun berkuasa pada November 2017.

HARARE, KOMPAS.com - Badan Program Pangan Dunia (WFP) memperingatkan lebih dari satu juta penduduk Zimbabwe akan membutuhkan bantuan pangan sebelum memasuki masa panen berikutnya pada 2019.

Risiko kekurangan bahan pangan paling berpotensi dialami oleh para petani kecil di wilayah pedesaan.

Meski demikian, ditambahkan Badan Pangan PBB, meningkatnya harga pangan dan kondisi perekonomian negara yang buruk dapat turut mempengarhi penduduk yang tinggal di perkotaan.

"WFP berencana untuk menangani jaminan kebutuhan pangan paling mendesak bagi 1.135.500 warga Zimbabwe selama puncak musim paceklik antara 2018 hingga 2019," kata juru bicara WFP untuk Zimbabwe, Ashley Baxstrom dalam pernyataannya.

Baca juga: Abaikan Protes Oposisi, Presiden Baru Zimbabwe Resmi Dilantik

"Kondisi rentan selalu dipengaruhi secara tidak proporsional oleh kondisi buruk dan guncangan," tambahnya dilansir AFP.

Menurut data WFP, sebanyak lebih dari 71 juta dolar AS (sekitar Rp 1 triliun) dibutuhkan untuk menjalan rencana penanggulangan tersebut.

Dari jumlah tersebut, sebesar 22 juta dolar (sekitar Rp 326 miliar) telah dikumpulkan dengan sebagian besar didapat melalui program USAID.

Peringatan yang dikeluarkan WFP tersebut menyusul laporan dari Jaringan Sistem Peringatan Dini Kelaparan, yang menyebut keluarga miskin di daerah kering di Zimbabwe terancam kehabisan bahan pangan.

Kondisi kekeringan tersebut diperparah keadaan hewan ternak yang juga memburuk di seluruh negeri lantaran minimnya pasokan air serta padang rumput untuk pakan ternak.

Zimbabwe saat ini masih berjuang melawan krisis ekonomi yang meliputi kekurangan dana, tingginya pengangguran, dan minimnya investasi yang berdampak pada melambungnya harga pangan impor.

Presiden Emmerson Mnangagwa yang belum lama dilantik telah berjanji bakal memperbaiki perekonomian negaranya.

Baca juga: Hina Presiden Mnangagwa Lewat Facebook, Pria Zimbabwe Ditahan

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

Internasional
Gembong Narkoba Meksiko 'El Chapo' Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Gembong Narkoba Meksiko "El Chapo" Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Internasional
Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Internasional
LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

Internasional
Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Internasional
Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Internasional
Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Internasional
Dicekoki Alkohol oleh Kakeknya, Bayi Berusia 1 Bulan Tewas

Dicekoki Alkohol oleh Kakeknya, Bayi Berusia 1 Bulan Tewas

Internasional
Kisah Nor Diana, Remaja Putri asal Malaysia di Dunia Gulat Profesional

Kisah Nor Diana, Remaja Putri asal Malaysia di Dunia Gulat Profesional

Internasional
Gadis Ini Pakai Toga Wisuda di Pemakaman Sang Ibu

Gadis Ini Pakai Toga Wisuda di Pemakaman Sang Ibu

Internasional
Mantan Raja Malaysia Diisukan Ceraikan Eks Ratu Kecantikan Rusia

Mantan Raja Malaysia Diisukan Ceraikan Eks Ratu Kecantikan Rusia

Internasional
Duterte: Saya Tidak Akan Diadili oleh Pengadilan Internasional

Duterte: Saya Tidak Akan Diadili oleh Pengadilan Internasional

Internasional
Terlambat Naik Kereta Cepat, Penumpang Wanita Ini Lakukan Aksi Berbahaya

Terlambat Naik Kereta Cepat, Penumpang Wanita Ini Lakukan Aksi Berbahaya

Internasional
Terungkap, Inilah Alasan Mengapa Selebgram Bianca Devins Dibunuh

Terungkap, Inilah Alasan Mengapa Selebgram Bianca Devins Dibunuh

Internasional
Close Ads X