Dipaksa Berhenti Kerja karena Hamil, PRT Filipina Gugat Majikan

Kompas.com - 31/08/2018, 20:04 WIB
Ilustrasi hamil. ThinkstockIlustrasi hamil.
|

HONGKONG, KOMPAS.com - Seorang pembantu rumah tangga ( PRT) asal Filipina yang bekerja di Hongkong menggugat majikannya sebesar 197.000 dolar hongkong atau sekitar Rp 380 juta karena dipaksa berhenti bekerja karena hamil.

Caling Pia Karen Sanchez (37), dalam sidang di pengadilan distrik pada Jumat (31/8/2018) mengatakan, Chan Hing-man menyebutnya "mengerikan" saat mengetahui kehamilannya.

Pia menambahkan, Chan menuduhnya berkonspirasi dengan sang kekasih untuk membuat dirinya hamil.

Baca juga: PRT Filipina di Arab Saudi Dipaksa Minum Pemutih oleh Majikannya

Dia juga  mengatakan, Pia harus membayar ongkos melahirkan sebesar 50.000 dolar hongkong atau sekitar Rp 94 juta jika ingin membawa pulang bayinya dari rumah sakit.

Pia dipastikan mengandung pada 2 April tahun lalu dan dia harus dirawat di rumah sakit tujuh hari kemudian karena menunjukkan gejala keguguran.

Itulah kali pertama Chan mengetahui sang PRT telah mengandung.

Pada 19 April, saat Pia menolak untuk berhenti bekerja, suami Chan menunjukkan rasa tidak suka. Demikian yang termuat dalam dokumen pengadilan.

Pia menegaskan, dia ingin menjalankan kontrak kerjanya yang baru akan berakhir pada 20 Oktober 2017.

Namun, perempuan itu mengaku dia tak punya pilihan lain selain berhenti bekerja karena terus dipaksa sang majikan.

Pia menambahkan, dia juga dipaksa merekam video yang isinya adalah pernyataan bahwa dia akan pulang ke Filipina pada 14 Juni 2017.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber SCMP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X