Seorang Prajurit AS Mengaku Telah Bersumpah Setia pada ISIS

Kompas.com - 31/08/2018, 18:59 WIB
Potongan video yang disediakan FBI menampilkan Sersan Satu Ikaika Kang memegang bendera ISIS. SCMP / ASSOCIATED PRESSPotongan video yang disediakan FBI menampilkan Sersan Satu Ikaika Kang memegang bendera ISIS.

HONOLULU, KOMPAS.com - Seorang prajurit AS yang bertugas di Hawaii mengaku bersalah telah membantu kelompok teroris ISIS.

Sersan Satu Ikaika Kang (35), menyampaikan dengan jelas di hadapan hakim pengadilan AS bahwa dia bersalah atas empat tuduhan yang dituduhkan kepadanya.

Kang, mengaku telah memberikan informasi militer rahasia kepada kelompok teroris, menyediakan perangkat drone untuk melacak pasukan AS dan membantu seorang agen yang diyakininya sebagai anggota organisasi teroris.

"Yang Mulia, saya telah memberikan dokumen rahasia yang tidak terklarifikasi kepada ISIS," kata Kang di hadapan pengadilan, dilansir SCMP.


Baca juga: Afghanistan Klaim Seorang Pemimpin ISIS Tewas dalam Serangan Udara

Dia juga tidak membantah saat Asisten Jaksa AS, Ken Sorenson menggambarkan dukungan lain yang diberikannya kepada agen dalam penyamaran yang diyakininya sebagai anggota ISIS.

Disampaikan Sorenson, pada awal 2016, Kang diyakini mulai merasa simpati kepada kelompok teroris.

Biro Penyelidikan Federal AS, FBI telah mengumpulkan informasi tentangnya dan memulai investigasi pada Agustus 2016, termasuk dengan mengirim agen untuk menyamar dan mendekati Kang.

Kang diketahui telah menyediakan sejumlah dokumen, termasuk beberapa informasi sensitif, mengenai persenjataan militer AS, sistem manajemen udara, panduan militer, maupun dokumen informasi personel militer AS.

Terlatih sebagai pengatur lalu lintas udara dengan izin keamanan rahasia, Kang juga memiliki informasi tentang kode panggilan, prosedur misi dan frekuensi radio.

Dalam laporan pernyataan tertulis yang disusun oleh informan yang menyamar dan dibacakan di persidangan, Kang menjadi terobsesi dengan video eksekusi, pelaku pembom bunuh diri dan kekerasan lain yang dilakukan ISIS.

Baca juga: HRW: ISIS Culik dan Sandera 27 Orang di Suriah

Dia disebut menonton video-video tersebut selama empat hingga lima jam sehari, bahkan dapat tertawa dan menghina korban.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber SCMP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak 'Panas' di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak "Panas" di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

Internasional
Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X