Kompas.com - 31/08/2018, 18:48 WIB

BEIJING, KOMPAS.com - China menyangkal adanya isu bahwa mereka berniat mendirikan pos militer dan menempatkan pasukan di Afghanistan.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Kolonel Wu Qian menyatakan, China hanya membantu Afghanistan menangkal aksi teror dan melindungi perbatasan.

"Kerja sama di bidang keamanan dan militer yang digalang Afghanistan dan China masih normal," kata Wu dilansir Radio Free Europe Jumat (3/8/2018).

Baca juga: Afghanistan: Tidak Akan Ada Tentara China di Tanah Kami

"China dan komunitas internasional lainnya mendukung Afghanistan untuk memperkuat pertahanan dan membangun upaya kontra-terorisme," lanjut dia.

Selain Wu, sanggahan juga diberikan Duta Besar Afghanistan untuk China Janan Mosazai, yang berujar Beijing hanya membantu membentuk brigade gunung.

Mosazai menegaskan dari pembentukan tersebut, tidak akan ada pasukan Negeri "Panda" yang menginjakkan kaki di Afghanistan.

Sebelumnya, Negeri "Panda" dilaporkan bakal mendanai dan mendirikan kamp pelatihan militer bagi pasukan Afghanistan di Koridor Wakhan.

Koridor itu merupakan celah sempit bermedan berat dan sulit diakses sepanjang 350 km yang menghubungkan Provinsi Badakhshan menuju Xinjiang.

Saat kamp pelatihan itu sudah selesai dibangun, Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) akan mengirim ratusan atau setidaknya satu batalion tentaranya ke Koridor Wakhan.

Ini merupakan kali pertama dalam sejarah, China akan memiliki pasukan di Afghanistan yang dikenal sebagai "Kuburan Kekaisaran" karena sulit diperintah dan ditaklukkan.

Negeri Asia Tengah yang masih diamuk perang ini menjadi penting bagi keamanan dalam negeri China selain masuk dalam rencana Jalan Sutra baru yang dicetuskan Presiden Xi Jinping.

Tahun lalu, China membuka basis militer luar negerinya yang pertama di Djibouti yang berada di kawasan Tanduk Afrika.

Fasilitas ini disebut Beijing sebagai pos logistik militer untuk memasok kebutuhan kapal-kapal China yang bertugas dalam misi kemanusiaan di Samudera Hindia.

Baca juga: China Berencana Buka Kamp Pelatihan Militer di Afghanistan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.