Menteri Norwegia Mengundurkan Diri demi Karier Medis Sang Istri - Kompas.com

Menteri Norwegia Mengundurkan Diri demi Karier Medis Sang Istri

Kompas.com - 30/08/2018, 23:30 WIB
Menteri Transportasi Norwegia Ketil Solvik-Olsen yang mengundurkan diri pada Kamis (30/8/2018).NETTAVISEN.no Menteri Transportasi Norwegia Ketil Solvik-Olsen yang mengundurkan diri pada Kamis (30/8/2018).

OSLO, KOMPAS.com — Menteri Transportasi dan Komunikasi Norwegia mengundurkan diri, Kamis (30/8/2018). Keputusan tersebut diambilnya demi mendukung karier sang istri.

Ketil Solvik-Olsen, anggota partai sayap kanan Norwegia, Progress Party, yang telah menjabat sejak 2013, mundur dari jabatannya sebagai menteri karena istrinya, Tone Solvik-Olsen, seorang tenaga medis, akan ditempatkan di rumah sakit anak di AS.

"Rasanya luar biasa dapat menjadi menteri dan pada kenyataannya saya bisa melanjutkannya sepanjang hidup saya," kata Solvik-Olsen dilansir AFP.

"Namun, saya telah sampai di persimpangan jalan dalam hidup saya di mana kini adalah giliran istri saya untuk mengejar mimpinya. Ini adalah kesepakatan yang kami miliki selama beberapa tahun," lanjutnya.


Baca juga: Gara-gara Liburan ke Iran, Menteri Norwegia Ini Mengundurkan Diri

Namun, Solvik-Olsen menambahkan bahwa dirinya dapat kembali ke garis depan politik pada tahap tertentu.

Keputusan Menteri Solvik-Olsen untuk mundur demi sang istri mendapat sambutan positif dari rakyat Norwegia yang menyebutnya telah melakukan langkah terhormat dan menjadi contoh yang baik.

Norwegia menjadi negara peringkat kedua, setelah Islandia, dalam upaya memperjuangkan keadilan gender secara global, menurut Forum Ekonomi Dunia terkait persamaan hak antara pria dan wanita.

Dilaporkan media lokal, Menteri Energi Terje Soviknes juga telah bersiap menyerahkan jabatannya untuk lebih berkonsentrasi pada politik lokal.

Sementara kantor Perdana Menteri Norwegia mengumumkan akan adanya perombakan kabinet pada Jumat (31/8/2018). Namun, tidak dijelaskan lebih rinci terkait rencana tersebut.

Partai sayap kanap, Progress Party, telah berkuasa di Norwegia sejak 2013 sebagai bagian dari koalisi dengan Partai Konservatif dan partai Liberal yang bergabung tahun lalu. Ketiga partai itu dipimpin oleh perempuan.

Baca juga: 2 Politisi Norwegia Calonkan Trump Terima Nobel Perdamaian


Terkini Lainnya

Penangkapan Aris Idol Berawal dari Temuan 300 Butir Ekstasi

Penangkapan Aris Idol Berawal dari Temuan 300 Butir Ekstasi

Megapolitan
Jelang Pemilu, Sudin Dukcapil Jakarta Timur Lakukan Perekaman e-KTP ke Sejumlah Sekolah

Jelang Pemilu, Sudin Dukcapil Jakarta Timur Lakukan Perekaman e-KTP ke Sejumlah Sekolah

Megapolitan
Bertingkah Laku Buruk, Keluarga Turis Inggris Dideportasi dari Selandia Baru

Bertingkah Laku Buruk, Keluarga Turis Inggris Dideportasi dari Selandia Baru

Internasional
Kasus Penguasaan Lahan, Hercules dan Anggotanya Jalani Sidang Dakwaan

Kasus Penguasaan Lahan, Hercules dan Anggotanya Jalani Sidang Dakwaan

Megapolitan
Sebar Hoaks yang Meresahkan, Pemuda Ini Dibekuk Polda Gorontalo

Sebar Hoaks yang Meresahkan, Pemuda Ini Dibekuk Polda Gorontalo

Regional
Kuasa Hukum Plt Kepala BPPKAD Gresik Sebut Uang Potongan Insentif oleh Kliennya untuk Biaya Kegiatan

Kuasa Hukum Plt Kepala BPPKAD Gresik Sebut Uang Potongan Insentif oleh Kliennya untuk Biaya Kegiatan

Regional
Polisi Tangkap Aris Indonesian Idol Terkait Kasus Narkoba

Polisi Tangkap Aris Indonesian Idol Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Dapat Adipura Kategori Pasar, Ini Tanggapan Wali Kota Jakarta Selatan

Dapat Adipura Kategori Pasar, Ini Tanggapan Wali Kota Jakarta Selatan

Megapolitan
Datangi KPK, Menteri Kesehatan Bahas Kajian Tata Kelola Alat Kesehatan

Datangi KPK, Menteri Kesehatan Bahas Kajian Tata Kelola Alat Kesehatan

Nasional
Saat Uni Soviet Mengorbankan Anjing untuk Mengalahkan Tank Jerman

Saat Uni Soviet Mengorbankan Anjing untuk Mengalahkan Tank Jerman

Internasional
Komnas HAM: Presiden Terpilih Bertanggung Jawab Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Komnas HAM: Presiden Terpilih Bertanggung Jawab Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Nasional
Muhibah Pinisi Bakti Nusa, Menautkan Kepulauan Nusantara

Muhibah Pinisi Bakti Nusa, Menautkan Kepulauan Nusantara

Regional
Kasus Bupati Cianjur, KPK Panggil Empat Kepala Sekolah

Kasus Bupati Cianjur, KPK Panggil Empat Kepala Sekolah

Nasional
Parlemen Venezuela Ajak Militer dan Pejabat Sipil Melawan Maduro

Parlemen Venezuela Ajak Militer dan Pejabat Sipil Melawan Maduro

Internasional
Jokowi Bertemu Ketum Parpol, PSI Makin Yakin Jokowi Unggul di Debat

Jokowi Bertemu Ketum Parpol, PSI Makin Yakin Jokowi Unggul di Debat

Nasional

Close Ads X