Kompas.com - 30/08/2018, 20:25 WIB
Penentuan pendapat di Timor Timur, 30 Agustus 1999, menghasilkan opsi Timor Timur merdeka. Menyusul opsi ini di Timor Timur terjadi kerusuhan hebat. Kompas/EDDY HASBY Penentuan pendapat di Timor Timur, 30 Agustus 1999, menghasilkan opsi Timor Timur merdeka. Menyusul opsi ini di Timor Timur terjadi kerusuhan hebat.

APODETI berbanding terbalik dengan dua partai sebelumnya, mereka ingin agar Timor Timur berintegrasi dengan Indonesia yang secara geografis dan budaya memiliki kemiripan.

Fretelin yang berhalauan komunis akhirnya memerangi UDT yang mengakibatkan banyak korban jatuh termasuk dari rakyat sipil.

Alhasil, perang saudara tak terelakkan. Dalam perkembangannya UDT dan APODETI meminta bantuan Indonesia untuk meredam situasi yang terjadi.

Setelah melalui berbagai pertimbangan panjang Indonesia akahirnya mengirimkan militernya ke Timor Timur pada 7 Desember 1975.

Baca juga: Wiranto Pastikan Pemberian Kompensasi bagi Milisi Pro Integrasi Timor Timur

Bukan malah meredam, masuknya militer Indonesia malah memperkeruh konflik. Fretelin semakin tak terkendali dan korban terus berjatuhan di kedua pihak.

Belakangan, rakyat Timor Timur menolak kehadiran militer Indonesia yang dituduh melakukan pembunuhan terhadap penduduk yang dianggap sebagai pejuang pro-kemerdekaan atau dekat dengan Fretilin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah berbagai negosiasi untuk menyelesaikan konflik di Timor Timur tak membuahkan hasil, Indonesia membawa masalah ini ke PBB usai berunding dengan Portugal.

Saat itulah, PBB membentuk misi United Nations Mission in East Timor (UNAMET) untuk meredam semua konflik di daerah tersebut sebelum berujung pada referendum untuk menentukan nasib Timor Timur di masa depan.

Sebelum membentuk UNAMET, pada 11 Juni 1999, Dewan Keamanan PBB menetapkan Resolusi 1246 yaitu kesepakatan antara Indonesia, Portugal dan PBB untuk menggelar sebuah referendum.

Dari kesepakatan itulah, PBB mempunyai membentuk misi UNAMET untuk mengawal referendum yang akan segera digelar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.