Kompas.com - 30/08/2018, 19:07 WIB
|

Uang itu diyakini masuk ke Malaysia dari negara lain. Namun, Azam menolak untuk menyebutkan negara tempat uang itu sempat mampir.

Saat ini, pemerintah di enam negara termasuk Swiss dan Amerika Serikat sedang melakukan investigasi terkait hilangnya uang miliaran dolar dari 1MDB yang didirikan Najib pada 2009.

Departemen Kehakiman AS mengatakan lebih dari 4,5 miliar dolar AS dana tersebut telah disalahgunakan. Sebagian uang tersebut digunakan untuk membeli jet pribadi, perahu layar, lukisan karya Picasso, perhiasan, dan properti.

Baca juga: Dituduh Curi Dana Pemilu, Mantan Kepala Intelijen Malaysia Ditahan

Najib sendiri didakwa telah melakukan pencucian uang dan korupsi tekait uang sebesar 10 juta dolar AS yang dikirimkan ke rekeningnya dari salah satu unit 1MDB.

Sejauh ini Najib terus menyatakan dirinya tidak bersalah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber SCMP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.