Tiga Pencari Harta Karun Temukan Situs Peninggalan Romawi di Inggris

Kompas.com - 30/08/2018, 17:27 WIB
Ilustrasi koin perak. NEW YORK POSTIlustrasi koin perak.

YORKSHIRE, KOMPAS.com - Tiga orang pencari harta karun di Inggris secara tidak sengaja telah menemukan lebih dari yang mereka bayangkan.

Berbekal alat pendeteksi logam ketiga menemukan apa yang kemudian menjadi salah satu situs penggalian peninggalan Romawi terbesar di Inggris utara.

Ketiga pria tersebut adalah Paul King, Robert Hamer, dan Robin Siddle. Mereka awalnya menemukan sebanyak 18 keping koin perak dari tahun pertama masehi, dari masa kekaisaran Vespasian.

Melansir dari New York Post, penemuan tersebut terjadi pada 2015 lalu di Yorkshire, Inggris utara.

Baca juga: Kapal Pengangkut Harta Karun Bernilai Rp 240 Triliun Ditemukan

Namun penemuan tersebut dirahasiakan agar para peneliti dan pakar arkeologi dapat lebih dulu memeriksa area sekitar lokasi penemuan itu.

"Saat pertama kali menemukannya, kami tahu jika itu adalah bagian dari seubah timbunan," kata King mengenang saat mereka pertama kali menemukan koin perak tersebut.

Ketiganya langsung melaporkan temuan tersebut kepada pakar museum, yang kemudian memuji mereka karena bertindak lebih demi kepentingan sejarah dibandingkan pribadi mereka.

Pihak berwenang kemudian akan menentukan siapa yang menyimpang artefak yang ditemukan dalam situs itu.

"Meskipun pada akhirnya kami tidak bisa menyimpan koin-koin tersebut, yang lebih berharga adalah perasaan saat pencarian harta karun dan menghubungkannya dengan masa kini."

Baca juga: Ini Sejumlah Harta Karun yang Dimiliki Pemimpin Korut, Kim Jong Un

"Anda hanya ingin tahu tentang berbagai hal. Bagaimana orang-orang di masa lalu hidup dan apa yang mereka lakukan."

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X