Kompas.com - 30/08/2018, 16:05 WIB

KOMPAS.com - Sir Joseph John Thomson atau lebih dikenal dengan JJ Thomson, hidup di abad ke-18, pada masa di mana banyak terjadi penemuan besar di bidang sains, terutama ilmu fisika.

Hingga banyak fisikawan di era 1880-an yang beranggapan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan sudah hampir mencapai batasnya, seperti sebuah tambang yang mulai kering.

Namun pandangan itu tidak bertahan lama, karena memasuki 1900-an, ilmu fisika baru mulai muncul dan berkembang, bahkan menjadi lebih banyak pertanyaan dibandingkan jawaban yang ada.

JJ Thomson sendiri menemukan elektron, partikel sejenis yang lebih kecil daripada atom suatu benda, pada tahun 1897.

Penemuannya itu membawa Thomson menjadi peraih penghargaan Nobel di bidang fisika pada tahun 1906, dan mendapat gelar bangsawan dari Kerajaan Inggris dua tahun berselang.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Ada Lovelace, Programmer Komputer Pertama Dunia

JJ Thomson lahir pada 18 Desember 1856 di Cheetham Hill, Manchester, Lanchester, Inggris.

Sang ayah, Joseph James Thomson, adalah pemilik toko buku antik yang berdiri sejak zaman kakek buyutnya. Sementara ibunya, Emma Swindells berasal dari keluarga pengrajin tekstil.

Thomson adalah anak pertama dan memiliki seorang adik laki-laki bernama Frederick Vernon Thomson, yang berusia dua tahun lebih muda.

Saat berusia 14 tahun, JJ Thomson diterima di Owens College (sekarang Universitas Manchester) di mana dia mempelajari fisika eksperimental.

Pada 1876, JJ Thomson mendapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikannya di Trinity College. Dia pun pindah ke kota Cambridge, di mana dia tinggal hingga akhir hayatnya.

Setelah meraih gelar sarjana di bidang matematika pada 1880, demi mengejar kesempatan untuk dapat terus melakukan penelitian eksperimental, Thomson pun bergabung dengan Laboratorium Cavedish.

Thomson pun mulai diakui sebagai salah satu fisikawan berbakat dengan terpilih dan bergabung menjadi anggota Royal Society of London, akademi ilmuwan independen paling tua dalam sejarah.

Tak hanya itu, Thomson pun kemudian diangkat menjadi ketua bidang fisika di Laboratorium Cavendish.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Elizabeth Bathory, Bangsawan Hungaria dan Pembunuh Berantai

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.