Kasus Mantan Kepala Intelijen, KPK Malaysia Sita Uang Rp 92 Miliar

Kompas.com - 30/08/2018, 14:38 WIB
Lambang Komisi Anti-Korupsi Malaysia. WikipediaLambang Komisi Anti-Korupsi Malaysia.

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Komisi Anti-korupsi Malaysia (MACC) menyita sejumlah uang dalam pengusutan mantan kepala intelijen yang dituduh mencuri dana pemilu.

Dilansir The Star Kamis (30/8/2018), total uang yang disita oleh KPK-nya Malaysia itu berjumlah 26 juta ringgit, atau Rp 92,6 miliar.

Wakil Komisioner MACC Datuk Seri Azam Baki berkata, total sudah ada sembilan orang yang ditahan dalam kasus itu.

Baca juga: Dituduh Curi Dana Pemilu, Mantan Kepala Intelijen Malaysia Ditahan

Penangkapan terakhir terjadi pada Rabu (29/8/2018) pukul 11.00 waktu setempat di Kelantan kepada seorang pengusaha.

"Sebanyak 16,8 juta ringgit, atau Rp 59,8 miliar, diamankan dari pengusaha tersebut," kata Azam dalam konferensi pers.

Azam menjelaskan, penyidik anti-korupsi juga melakukan penggeledahan terhadap sejumlah kondominium yang ada di Cyberjaya.

"Tidak menutup kemungkinan dalam perkembangan penyelidikan, kami bakal melakukan penahanan lain," beber Azam.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Organisasi Investigasi Eksternal Malaysia (MEIO) Datuk Hasanah Abdul Hamid ditahan bersama tujuh mantan pejabat MEIO lain.

Mereka diperiksa atas tuduhan melakukan penyalahgunaan kekuasaan dengan mencuri dana hingga 12 juta dolar AS, atau Rp 176,4 miliar.

Hasanah merupakan sekutu dekat mantan Perdana Menteri Najib Razak yang kalah dalam pemilu pada 9 Mei lalu tersebut.

Perempuan berusia 61 tahun itu sudah dihadirkan ke pengadilan pada Rabu di Putrajaya dan tetap ditahan selama lima hari ke depan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X