Desa di Selandia Baru Bakal Larang Warganya Pelihara Kucing

Kompas.com - 30/08/2018, 12:29 WIB
Ilustrasi kucing dan ikan Ilustrasi kucing dan ikan

WELLINGTON, KOMPAS.com - Sebuah desa kecil di kawasan pesisir selatan Selandia Baru dilaporkan bakal merilis sebuah peraturan radikal.

Dilansir BBC Rabu (29/8/2018), setiap penduduk di desa Omaui bakal melarang warganya untuk memelihara kucing rumah.

Bagi mereka yang sudah memelihara kucing, peraturan yang diusulkan Environment Southland itu mengharuskan si pemilik mengebiri dan mendaftarkan kucingnya.

Baca juga: Pemerintah Inggris Wacanakan Larangan Jual Anak Anjing dan Kucing

Setelah hewan mereka mati, para penyuka kucing di Omaui tidak diperbolehkan untuk kembali memelihara.

Dr Peter Marra, Kepala Pusat Migrasi Burung Smithsonian berkata, kucing bertanggung jawab atas kematian jutaan burung dan mamalia setiap tahunnya.

Dia bersikeras bukanlah seorang anti-kucing maupun menghalangi seseorang untuk memeliharanya. Dia menyebut kucing sebagai hewan peliharaan yang mengagumkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Namun, kucing dilarang untuk berkeliaran di luar. Anjing bisa kita ajari, sudah saatnya kita melakukannya juga pada kucing," terang Marra.

BBC melaporkan, ilmuwan konservasi sudah lama memperingatkan dampak kucing yang berkeliaran di luar dengan ekosistem global.

Marra menjelaskan, 63 spesies punah di seluruh dunia disebabkan oleh melonjaknya populasi kucing. Salah satunya di Amerika Serikat (AS).

Di Negeri "Paman Sam", setidaknya terdapat 86 juta kucing peliharaan, atau rata-rata satu ekor di tiga rumah.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.