Biaya Pemakaman Belum Lunas, Jenazah Perempuan Dibiarkan Membusuk Tiga Tahun

Kompas.com - 29/08/2018, 18:59 WIB
Pemakaman. ThinkstockPemakaman.

COLUMBIA, KOMPAS.com - Dua pegawai rumah pemakaman di Carolina Selatan terancam hukuman satu hingga 10 tahun penjara, setelah dituduh membiarkan jenazah seorang perempuan membusuk selama lebih dari tiga tahun.

Diberitakan New York Post, Lawrence Robert Meadows (40) dan Roderick Mitchell Cummings (40), didakwa oleh juri agung negara dengan tuduhan penistaan jenazah manusia dan terancam hukuman penjara hingga 10 tahun.

Kedua pegawai rumah pemakaman itu seharusnya mengkremasi jenazah Marie Alice Pitts Moore (63) setelah upacara pemakamannya yang digelar di Greenwood pada Maret 2015 silam.

Namun keduanya justru meninggalkan jenazah tersebut di dalam salah satu ruangan di rumah pemakaman yang tanpa pendingin dan hanya menggunakan pengharum.

Baca juga: Ghana akan Gelar Upacara Pemakaman Kenegaraan untuk Kofi Annan

Mereka bahkan sempat memindahkan jenazah perempuan itu ke rumah pemakaman lainnya yang berjarak lebih dari 100 kilometer dari Greenwood.

Tindakan tersebut dilakukan keduanya dengan alasan pihak keluarga mendiang belum melunasi biaya pemakaman.

Jenazah perempuan itu sudah dalam keadaan membusuk ketika ditemukan di Rumah Pemakaman First Family di Spartanburg, Carolina Selatan pada Februari lalu.

"Petugas butuh waktu sampai dua pekan untuk mengonfirmasi identitas jenazah tersebut dengan meninjau catatan medisnya," kata petugas koroner Spartanburg County, Rusty Clevenger.

Usai pengungkapan kasus ini, Dewan Layanan Pemakaman Negara segera mencabut izin operasi rumah pemakaman tempat kedua pegawai itu bekerja, setelah mendapat keluhan dari keluarga Moore.

Dari penyelidikan yang dilakukan petugas, didapati Meadows telah kehilangan izin direktur pemakaman sejak April 2015, sementara tersangka Cummings bahkan tidak pernah memiliki izin pemakaman di Carolina Selatan.

Keluarga mendiang mengatakan, jenazah Moore seharusnya dikremasi tak lama usai peringatan kematiannya pada 26 Maret 2015. Setelah dikremasi, abu jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.

"Tiga tahun. Bagaimana perasaan Anda mengetahui jenazah keluarga Anda diperlakukan seperti itu. Semakin dipikirkan rasanya semakin buruk," kata Fred Parker Jr, suami Moore.

Baca juga: Ribuan Warga Iringi Pemakaman Anak-anak Yaman yang Tewas Dihantam Misil

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Internasional
Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Internasional
Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

Internasional
Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Internasional
Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Internasional
Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X