Kompas.com - 29/08/2018, 15:18 WIB

HONG KONG, KOMPAS.com - Polisi Hong Kong menemukan jasad seorang perempuan di dalam koper di kantor seorang profesor sebuah universitas.

Perempuan tersebut merupakan istri Profesor Cheung Kie-chung (53) yang kini ditangkap oleh polisi karena diduga melakukan pembunuhan.

Jasad perempuan ditemukan hanya mengenakan pakaian dalam dan kawat listrik melilit lehernya. Mayat tersebut disembunyikan di dalam koper yang disimpan di dalam kotak kayu besar.

Baca juga: Berniat Cari Kerja, Perempuan Hong Kong Malah Dijebak Nikahi Pria Asing

Sebelumnya, profesor University of Hong Kong itu melaporkan istrinya yang hilang pada 20 Agustus 2018. Dia mengatakan, sang istri tak kunjung pulang usai keduanya terlibat pertengakaran.

Polisi makin penasaran karena Cheung tidak mau memberikan rekaman CCTV untuk membuktikan kepergian istrinya.

Sementara, dalam rekaman kamera pengawas yang lain justru memperlihatkan Cheung memindahkan kotak kayu besar keluar dari halamannya.

Pada Selasa (28/8/2018) sore, polisi menggeledah kantor Cheung, sekitar lima menit berkendara dari kediaman yang dia tinggali bersama istri dan anaknya.

"Ada darah merembes keluar dari koper dan baunya menyengat," kata Inspektur Polisi Law Kwok-hoi.

Dia mengatakan korban mungkin telah dicekik, tetapi identitas dan penyebab kematian masih perlu dikonfirmasi setelah autopsi.

Menurut keterangan Law, Cheung sempat berselisih dengan istrinya pada malam dia dilaporkan menghilang. Pertengkaran keduanya dipicu perkara kebersihan toilet.

Baca juga: Kura-kura Moncong Babi Diselundupkan ke Hong Kong karena Nilai Jual Tinggi

Rektor universitas tersebut, Zhang Xiang, mengaku terkejut dan sedih atas pembunuhan itu. Dia mengatakan universitas akan memberikan dukungan kepada mahasiswa dan rekan yang terdampak oleh peristiwa tersebut.

Hong Kong terkenal dikenal perumahannya yang sempit tetapi tingkat kejahatannya rendah.

Namun terkadang, kota itu diguncang oleh pembunuhan bereputasi tinggi yang sering menggunakan cara sadis untuk menyembunyikan atau membuang mayat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.