Kompas.com - 29/08/2018, 11:54 WIB

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Seorang pejabat Vatikan yang melayangkan kritikan keras kepada Paus Fransiskus dilaporkan menyembunyikan diri.

Seorang blogger Italia, Aldo Maria Valli berkata, dia sempat bertemu dengan Uskup Agung Carlo Maria Vigano.

Dilansir BBC Selasa (28/8/2018), Vigano memberi tahu Valli bahwa dia sudah membeli tiket pesawat, dan berniat meninggalkan Italia.

Baca juga: Dituduh Diamkan Pelecehan Seksual, Paus Fransiskus Diminta Mundur

"Dia tidak memberi tahu kemana dia bakal pergi. Saya diminta untuk tidak mencari tahu. Dia juga menyatakan nomor ponselnya tak bakal aktif," tutur Valli.

Sementara EWTN memberitakan, mantan utusan Vatikan untuk Amerika Serikat (AS) itu mengaku takut akan keselamatan dirinya.

Adapun jurnalis Marco Tosatti yang membantu Vigano menyiapkan dokumen tuduhan setebal 11 halaman berujar, Vigano berkata dia ingin menenangkan diri.

Sebelumnya, Vigano mengkritik dan meminta Paus Fransiskus untuk mengundurkan diri karena dianggap membiarkan adanya skandal pelecehan seksual.

Tuduhannya merujuk kepada Kardinal Theodore McCarrick, mantan Uskup Agung Washington, yang melecehkan koleganya selama bertahun-tahun.

Pendahulu Fransiskus, Paus Benediktus XVI, sempat menjatuhkan sanksi kepada McCarrick, dan mendesaknya menjalani penebusan doa.

Vigano dalam dokumennya menuturkan, sanksi tersebut dicabut Fransiskus, dan menempatkan McCarrick untuk bertugas penuh.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.