Ledakan Bom saat Festival Jalanan di Filipina, Satu Orang Tewas

Kompas.com - 28/08/2018, 23:51 WIB
Ilustrasi bom ShutterstockIlustrasi bom

ISULAN, KOMPAS.com - Sebuah ledakan bom terjadi di tengah berlangsungnya festival jalanan di Filipina selatan pada Senin (28/8/2018). Satu orang dilaporkan tewas dan lebih dari 30 lainnya mengalami luka-luka.

Melansir dari SCMP, ledakan terjadi di depan sebuah restoran di jalan raya di Isulan, Provinsi Sultan Kudarat, Filipina selatan.

Ledakan diyakini berasal dari bom buatan yang disembunyikan di bawah sepeda motor.

Menurut laporan pihak kepolisian, investigasi awal tengah dilakukan dan belum ada tersangka yang ditahan maupun pihak yang mengklaim bertanggung jawab.

Baca juga: Israel Pasok Ratusan Senapan untuk Unit Polisi Anti-narkoba Filipina

Provinsi Sultan Kudarat itempat terjadinya insiden tersebut berada di Pulau Mindanao, pulau terbesar kedua Filipina yang sebagian wilayahnya telah dikuasai pemberontak Maois dan Islamis selama beberapa dekade.

Kondisi tersebut menimbulkan banyak tindakan bandit dan ekstremisme. Kawasan Mindanao telah berada dalam darurat militer hingga akhir tahun mendatang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Laporan awal dari pihak kepolisian Provinsi Sultan Kudarat menyebutkan korban serangan bom tersebut adalah satu orang tewas, satu korban luka parah, dan 34 lainnya mengalami luka. Demikian disampaikan kepala kepolisian provinsi, Noel Kinazo.

Insiden ledakan bom kali ini terjadi sebulan setelah sebuah bom meledak di dalam sebuah van yang dihentikan saat berada di pos pemeriksaan militer di pulau Basilan.

Sebanyak 11 orang tewas akibat ledakan tersebut, termasuk empat warga sipil.

Informasi terakhir yang diperoleh kelompok teroris ISIS mengaku bertanggung jawab atas teror bom tersebut, namun klaim itu diragukan pihak militer.

Militer Filipina lebih menduga kelompok lokal berada di belakang aksi serangan bom kali ini yang menargetkan warga sipil di wilayah perkotaan.

Baca juga: China Donasikan Kapal dan Peluncur Granat Roket untuk Filipina

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber SCMP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.