Ada Kesalahan Sistem, Karyawan di Australia Dapat Gaji Rp 5,2 Miliar

Kompas.com - 28/08/2018, 18:33 WIB
Uang kertas pecahan 5 dolar Australia. Reserve Bank of AustraliaUang kertas pecahan 5 dolar Australia.

SYDNEY, KOMPAS.com - Seorang karyawan di Australia mendapatkan gaji 100 kali lebih banyak dari seharusnya setelah bank salah menaruh tanda koma di angka gajinya.

Pekerja itu seharusnya mendapatkan gaji sebesar 4.921,76 dolar Australia atau sekitar Rp 52,8 juta.

Tetapi pria ini malah mendapati angka 492.176 dolar Australia atau sekitar Rp 5,2 miliar di rekening banknya.

Baca juga: Akibat Kesalahan Bank, Pria China Terima Rp 16 Triliun di Tabungannya

Uang sebanyak itu tentu amat menggiurkan tetapi pria yang bekerja di kawasan terpencil Northern Territory ini memilih untuk mengembalikan uang tersebut.

Setelah dilaporkan ke bagian audit, pekerja itu mendapatkan gaji sesungguhnya empat pekan kemudian.

Jika pria itu tidak bekerja di daerah terpencil dan harus berjalan jauh menuju ke bank maka proses pembayaran ulang gajinya bisa lebih cepat.

Pihat pengaudit menyebut terdapat dua masalah yaitu kesalahan memasukkan data dan kemudian kegagalan sistem yang peringatan jika terjadi kesalahan.

Gaji yang diterima pria itu adalah satu dari 743 kasus serupa yang dibuat pemerintah negara bagian Northern Territory antara Juli 2017 hingga Januari 2018.

Dari semua kasus itu uang sebanyak 767.000 dolar Australia atau sekutar Rp 8,2 miliar belum dikembalikan hingga akhir Januari lalu.

Departemen layanan Informasi dan Korporasi mengatakan, kelebihan pembayaran gaji itu mencapai 0,2 persen dari putaran uang gaji sebesar 1,2 juta dolar setiap tahun di Northern Territory.

Baca juga: Akibat Kesalahan Bank, Pemuda Ini Bayar Sekotak Pizza Rp 3,5 Miliar

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber BBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X