Sepekan Ditutup, Israel Buka Kembali Perlintasan Orang di Jalur Gaza

Kompas.com - 27/08/2018, 22:59 WIB
Warga Palestina mengantre untuk menunggu izin menyeberang memasuki wilayah Mesir melalui jalur penyeberangan di Rafah, selatan Jalur Gaza, 21 Februari 2018 lalu. AFP/SAID KHATIBWarga Palestina mengantre untuk menunggu izin menyeberang memasuki wilayah Mesir melalui jalur penyeberangan di Rafah, selatan Jalur Gaza, 21 Februari 2018 lalu.

JALUR GAZA, KOMPAS.com - Pemerintah Israel kembali membuka satu-satunya penyeberangan orang di Jalur Gaza mulai Senin (27/8/2018).

Penyeberangan Erez telah ditutup otoritas Israel pada 19 Agustus lalu setelah terjadi aksi protes yang berujung pada bentrokan dan kekerasan di sepanjang perbatasan dengan wilayah Palestina.

Namun pada Minggu (26/8/2018) malam, Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman mengatakan penyeberangan tersebut akan dibuka kembali pada Senin (27/8/2018), karena masa tenang yang telah dipertahankan selama seminggu terakhir.

Baca juga: Hamas Yakin Israel Segera Cabut Blokade Terhadap Jalur Gaza

Juru bicara kementerian pertahanan Israel, yang mengawasi penyeberangan Erez menegaskan bahwa perlintasan orang tersebut telah dibuka kembali sesuai dengan rencana.

Pemerintah Israel telah memberlakukan blokade udara, darat, dan laut di Jalur Gaza selama lebih dari satu dekade. Namun tetap memberikan izin kepada orang-orang untuk menyeberang dengan alasan khusus.

Rata-rata sekitar 1.000 warga Gaza menyeberang melalui Erez, yang merupakan satu-satunya titik perlintasan orang keluar dan masuk wilayah Gaza, setiap harinya.

Mereka yang diizinkan melintas kebanyakan karena membutuhkan perawatan medis, selain juga pengusaha, pelajar dan lainnya.

Selain Eraz, terdapat perlintasan lain yang dikhususkan untuk barang, yakni di Kerem Shalom.

Ketegangan terjadi di sepanjang perbatasan selama beberapa bulan terakhir dengan aksi protes dan bentrokan antara warga Gaza dengan militer Israel.

Pejabat Mesir bersama dengan PBB telah berupaya menengahi gencatan senjata jangka panjang antara Israel dengan kelompok Hamas.

Baca juga: Melawan Kemiskinan, Nelayan di Gaza Bikin Perahu dari Botol Plastik

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X