Presiden Rusia dan Turki Bakal Bertemu di Iran, Bahas Konflik Suriah

Kompas.com - 27/08/2018, 21:53 WIB
Presiden Iran Hassan Rouhani (kiri), Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (tengah) dan Presiden Rusia Vladimir Putin berjabat tangan usai pertemuan tingkat tinggi membahas krisis Suriah di Ankara, Rabu (4/4/2018). AFP/ADEM ALTANPresiden Iran Hassan Rouhani (kiri), Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (tengah) dan Presiden Rusia Vladimir Putin berjabat tangan usai pertemuan tingkat tinggi membahas krisis Suriah di Ankara, Rabu (4/4/2018).

TEHERAN, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan bakal bertemu dengan Presiden Turki dan Iran dalam konferensi tripartit membahas konflik Suriah, pekan depan.

Pertemuan antara ketiga pemimpin negara tersebut akan diselenggarakan di kota Tabriz, Iran utara, pada 7 September mendatang. Demikian diberitakan stasiun televisi Turki, TRT Haber, Senin (27/8/2018).

Sumber dari pemerintahan Turki, yang dihubungi AFP, belum dapat memberi konfirmasi terkait rencana pertemuan itu, namun media Turki diundang untuk mengikuti perjalanan Presiden Recep Tayyip Erdogan ke Iran pada tanggal tersebut.

Baca juga: Erdogan Berjanji Selamatkan Lebih Banyak Daerah di Suriah

Sementara, juru bicara kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov mengatakan, pertemuan puncak tripartit tengah dipersiapkan meski belum menyebutkan tanggal dan tempat pasti pertemuan tersebut.

"Bisa saja pertemuan dilangsungkan di Teheran. Opsi yang sedang sedang diperiksa. Kami akan mengumumkan setelah semua siap dan diselaraskan melalui saluran diplomatik," kata Peskov.

Erdogan sebelumnya mengindikasikan akan rencana pertemuan puncak membahas konflik Suriah pada 7 September di Istanbul dengan mengundang Rusia, Perancis dan Jerman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun laporan pers selama beberapa pekan terakhir mengindikasikan bahwa pertemuan tersebut kemungkinan besar tidak dapat terlaksana, sehingga disiapkan pertemuan tiga negara antara Iran, Rusia dan Turki.

Ketiga pemimpin negara tersebut sebelumnya telah bertemu di Sochi, Rusia dan Ankara, Turki.

Iran dan Rusia adalah sekutu utama Presiden Suriah Bashar al-Assad dan telah mengintervensi konflik yang dipicu perang saudara pada tujuh tahun lalu.

Sementara Turki, yang semula mendukung pemberontak Suriah dalam upaya menggulingkan Assad, sejak akhir 2016 telah bekerja sama dengan Iran dan Rusia untuk membawa perdamaian di negara itu.

Baca juga: Rusia: Pemberontak Suriah Siapkan Provokasi Pakai Senjata Kimia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
TIPS, TRIK, DAN TUTORIAL
10 Tips untuk Membantu Anak Atasi Dampak Perceraian Orang Tua
10 Tips untuk Membantu Anak Atasi...
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.