Sempat Ditahan Korea Utara, Turis Jepang Kini Berada di China

Kompas.com - 27/08/2018, 17:32 WIB
Bendera Korea Utara dan China. Getty/DWBendera Korea Utara dan China.

BEIJING, KOMPAS.com - Seorang pria asal Jepang yang sempat ditahan di Korea Utara kini telah dideportasi dan berada di China.

Demikian pernyataan dari sumber diplomatik di Jepang pada Senin (27/8/2018), seperti diwartakan South China Morning Post.

Keberadaan turis Jepang itu diketahui sehari selang kantor berita Korea Utara mengumumkan pembebasan pria tersebut atas dasar alasan kemanusiaan.

Baca juga: Korea Utara Bebaskan Turis Jepang karena Alasan Kemanusiaan

Tomoyuki Sugimoto mengunjungi Korea Utara sebagai seorang turis. Dia ditahan dan berada di bawah pengawasan institusi terkait karena melanggar aturan.

Di China, pejabat Jepang sedang memeriksa kondisi kesehatan Sugimoto.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga menolak untuk berkomentar mengenai keberadaan Sugimoto, yang disebut sebagai seorang videografer berusia 30-an tahun adal Prefektur Shiga.

Dia diduga merekam sejumlah fasilitas militer ketika berkunjung ke kota pelabuhan Nampo bersama dengan kelompok turnya.

Sugimoto diketahui mengunjungi Korea Utara melalui biro wisata berbasis di China.

"Kami akan melengkapi beberapa prosedur sebelum dia pulang ke Jepang. Sebagai pemerintah, kami harus memberikan dukungan kepadanya," kata seorang sumber pemerintah Jepang.

Insiden penahanan warga Jepang itu terjadi ketika kedua negara berupaya mengatur pertemuan antara Perdana Menteri Shinzo Abe dan Kim Jong Un.

Baca juga: Warganya Ditahan Korea Utara, Pemerintah Jepang Dilanda Kepanikan

Pemerintah Jepang meminta agar semua warga negaranya tidak melakukan perjalanan wisata ke Korea Utara sebagai bagian dari sanksi terhadap negara tersebut.

Pada 1999, seorang wartawan surat kabar Jepang ditahan di Korea Utara dengan tuduhan spionase dan ditahan selama dua tahun.

Seorang pedagang asal Jepang juga ditahan pada 2003 karena dicurigai menyelundupkan obat-obatan. Butuh waktu sekitar lima tahun dan tiga bulan agar dia diizinkan meninggalkan Korea Utara.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X