Kompas.com - 27/08/2018, 16:31 WIB
Dalam gambar yang dirilis kantor berita Suriah (SANA), terlihat Menteri Pertahanan Suriah Amir Hatami (kiri) bertemu dengan Menteri Pertahanan Suriah Ali Abdullah Ayoub di Damaskus Minggu (26/8/2018). Kedua negara meneken kesepakatan kerja sama militer dan rekonstruksi. AFP/HANDOUTDalam gambar yang dirilis kantor berita Suriah (SANA), terlihat Menteri Pertahanan Suriah Amir Hatami (kiri) bertemu dengan Menteri Pertahanan Suriah Ali Abdullah Ayoub di Damaskus Minggu (26/8/2018). Kedua negara meneken kesepakatan kerja sama militer dan rekonstruksi.

DAMASKUS, KOMPAS.com - Iran dan Suriah menandatangani kerja sama dalam bidang militer serta sepakat untuk memulai usaha pemulihan.

Kesepakatan itu ditandatangani oleh menteri pertahanan kedua negara. Iran diwakili Amir Hatami. Sedangkan Suriah Ali Abdullah Ayoub.

Middle East Eye mewartakan Senin (27/8/2018), Hatami berkunjung ke Damaskus selama dua hari. Dia menggelar pertemuan dengan Ayoub dan Presiden Bashar al-Assad.

Baca juga: Putin Ajak Eropa Ikut Berkontribusi Membangun Kembali Suriah

"Saat ini, Suriah telah melewati fase krisis, dan mulai memasuki fase pemulihan," kata Hatami kepada kantor berita Tasnim.

Hatami menyatakan, dalam perjanjian pertahanan yang disepakati, terdapat poin bahwa Iran tetap melanjutkan keberadaan dan partisipasi di Suriah.

Sejak perang sipil pecah di Suriah pada 2011, Iran menyediakan bantuan militer, finansial, dan politik atas undangan Assad.

Selain Iran, Assad juga mengundang Rusia yang merespon dengan mengirimkan 63.000 pasukannya. Bantuan tersebut membuat Assad berbalik menekan pemberontak.

Adanya bantuan dari Iran membuat Amerika Serikat (AS) bereaksi. Negeri "Paman Sam" meminta agar Teheran angkat kaki dari Suriah.

Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton berkata, Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu Presiden AS Donald Trump di Helsinki, Finlandia, Juli lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Bolton menjelaskan isu mengenai keterlibatan Iran di Suriah juga masuk ke agenda diskusi mereka.

Bolton berujar, Putin sepakat bahwa pasukan Iran harus keluar dari Suriah dikarenakan Iran punya kepentingan yang berbeda dengan Rusia.

"Ini diskusi mengenai perlunya tentara Iran, baik yang reguler maupun non-reguler, untuk meninggalkan Suriah," tutur dia.

Ucapan Bolton disikapi Teheran yang menegaskan mereka di Suriah atas permintaan Assad. Karena itu, mereka tak punya rencana untuk mundur.

Baca juga: Rusia Desak AS Bantu Rekonstruksi Suriah yang Hancur karena Perang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.