Kompas.com - 27/08/2018, 12:14 WIB

COLUMBUS, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump berkunjung ke rumah sakit anak-anak di Ohio. Momen seperti ini memang dianggap sebagai kegiatan klasik bagi politisi, tapi juga bisa berakhir dengan kesalahan.

Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS Alex Azar mengunggah foto Trump sedang mewarnai bendera AS bersama dengan anak-anak di RS Anak di Columbus.

Ditemani dengan Ibu Negara Melania, Trump dan Kementerian Kesehatan awalnya ingin menyoroti krisis kecanduan opiod di AS, namun perhatian tertuju pada gambar bendera yang diwarnai Trump.

Azar bisa saja tak menyadari kesalahan kecil dalam foto, namun tidak demikian dengan warganet.

Segera kritikan membanjiri foto tersebut sebab Trump terlihat mewarnai bendera AS secara keliru.

Baca juga: Trump Tak Izinkan Gedung Putih Beri Pujian ke Senator John McCain

Pria berusia 72 tahun itu terlihat mewarnai bendera Amerika dengan warna biru pada bagian garisnya.

Sebagai informasi, bendera AS memiliki pola terdiri dari 13 garis mendatar berwarna merah dan putih yang melambangkan 13 koloni pertama kala AS merdeka.

Sementara, bagian kiri atas bendera berjuluk The Stars and Stripes ini terdapat persegi panjang berwarna biru dengan taburan 50 bintang yang merepresentasikan negara bagian di AS.

Para pengguna Twitter memperbesar gambar bendera yang diwarnai Trump dan terlihat jelas warna biru pada bagian garis bendera AS.

"Presiden mewarnai benderanya salah. Ya, begitulah," tulis seorang pengguna Twitter, Talia.

Baca juga: Trump Minta Menlu Pompeo Batalkan Kunjungan ke Korut

Beberapa pengguna Twitter berkelakar mengenai kemungkinan Trump sedang mewarnai bendera Rusia yang memiliki warna biru pada salah satu bagian garisnya.

Pada Mei lalu, Trump pernah menyerang pemain football AS karena tidak menghormati bendera dan memilih berlutut selama berkumandangnya lagu kebangsaan sebelum pertandingan.

"Garis-garis bendera AS berwarna merah dan putih. Trump harus tahu ini, mengingat dia pernah menyoroti masalah pemain football yang berlutut," kata aktivis dan penulis lagu, Holly Figueroa O'Reilly.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.