Korea Utara Bebaskan Turis Jepang karena Alasan Kemanusiaan

Kompas.com - 27/08/2018, 11:20 WIB
Ilustrasi WiredIlustrasi

PYONGYANG, KOMPAS.com - Pemerintah Korea Utara memutuskan untuk membebaskan seorang pria warga negara Jepang yang ditahan saat sedang berwisata beberapa waktu lalu.

Japan Times mengutip kantor berita Korea Utara, KCNA, melaporkan warga Jepang bernama Tomoyuki Sugimoto dibebaskan pada Minggu (26/8/2018) atas dasar alasan kemanusiaan.

Sugimoto ditahan karena disebut melanggar hukum ketika mengunjungi negara pimpinan Kim Jong Un tersebut.

Dalam sejumlah laporan media, dia diyakini merupakan seorang videografer berusia 39 tahun berasal dari Prefektur Shiga.

Baca juga: Warganya Ditahan Korea Utara, Pemerintah Jepang Dilanda Kepanikan

Dia ditahan karena diduga merekam video di fasilitas militer, ketika mengunjungi kota pelabuhan Nampo bersama rombongan tur. Nampo merupakan pangkalan angkatan laut, galangan kapal, dan pabrik rudal.

"Tomoyuki Sugimoto, yang mengunjungi DPRK sebagai turis Jepang, ditahan oleh lembaga yang relevan untuk menyelidiki pelanggarannya terhadap hukum DPRK," tulis pernyataan KCNA.

DPRK merujuk pada Democratic People's Republic of Korea atau Republik Demokratik Rakyat Korea Utara.

"Institusi terkait memutuskan untuk memaafkannya dan dia dipulangkan dari DPRK karena prinsip kemanusiaan," imbuhnya.

Ketua Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga pada Senin (27/8/2018) mengetahui pengumuman pembebasan itu.

Namun, dia enggan menjawab pertanyaan mengenai hal Sugimoto, termasuk kondisi keamanannya dan waktu kedatangannya di Jepang.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X