Ini Pesan Terakhir McCain kepada Gedung Putih

Kompas.com - 26/08/2018, 09:39 WIB
Senator AS John Sidney McCain III. AFP / GABRIEL BOUYSSenator AS John Sidney McCain III.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Senator AS, yang juga pernah menjadi calon presiden, John McCain, meninggal dunia pada Sabtu (25/8/2018), di usia 81 tahun.

Menurut New York Times, semasa masih hidup setelah didiagnosis menderita tumor otak, McCain pernah berpesan kepada Gedung Putih jika dirinya tidak ingin Donald Trump hadir di pemakamannya.

Dia pun lebih memilih Wakil Presiden Mike Pence untuk hadir dan mengantarkan kepergiannya. Meski demikian, belum dipastikan apakah Gedung Putih akan menuruti pesan terakhir McCain.

McCain meninggal dunia karena tumor otak yang didiagnosis pada Juli 2017 dan telah menjalani perawatan medis.

Pihak keluarga McCain mengumumkan, pada Jumat (24/8/2018), telah memutuskan untuk menghentikan tindakan pengobatan.

"Tuan McCain meninggal pada hari Sabtu dengan dikelilingi oleh keluarganya," demikian bunyi pernyataan resmi yang dikeluarkan pihak keluarga.

McCain meninggalkan seorang istri, Cindy, tujuh anak dan lima cucu.

Baca juga: Senator John McCain Meninggal Dunia

Senator John Sidney McCain III, yang lahir pada 29 Agustus 1936 adalah anggota senat selama enam periode sejak 1986 dan sempat menjadi kandidat presiden dari Partai Republik pada pemilu AS tahun 2008.

McCain lahir di tengah keluarga militer dengan ayah dan kakeknya adalah admiral Angkatan Laut.

McCain akhirnya meneruskan jejak pendahulunya dengan bergabung dalam militer dan menjadi pilot pesawat tempur.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X