Kompas.com - 26/08/2018, 08:38 WIB
Warga Palestina bentrok dengan petugas keamanan Israel dalam aksi protes yang terjadi di Tepi Barat, Senin (11/12/2017). ABBAS MOMANI / AFPWarga Palestina bentrok dengan petugas keamanan Israel dalam aksi protes yang terjadi di Tepi Barat, Senin (11/12/2017).

RAMALLAH, KOMPAS.com - Amerika Serikat dituduh tengah melakukan pemerasan terhadap Palestina, setelah keputusannya memangkas dana bantuan untuk Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Pernyataan tersebut disampaikan salah seorang pejabat senior sekaligus anggota komite eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Hanan Ashrawi, Sabtu (25/8/2018).

"Pemerintah AS sedang menunjukkan penggunaan pemerasan murahan sebagai alat politik," kata Ashrawi dilansir AFP.

"Rakyat dan kepemimpinan Palestina tidak akan terintimidasi dan tidak akan menyerah pada paksaan. Hak-hak rakyat Palestina tidak untuk dijual," lanjutnya menegaskan.

Sebelumnya, pada Jumat (24/8/2018), AS telah mengumumkan pemotongan dana bantuan untuk wilayah Jalur Gaza dan Tepi Barat sebesar lebih dari 200 juta dolar AS (sekitar Rp 2,9 triliun).

Baca juga: AS Potong Bantuan untuk Gaza dan Tepi Barat Rp 2 Triliun

Langkah pemotongan itu diambil setelah Kementerian Luar Negeri meninjau apakah bantuan tersebut sesuai dengan arah kebijakan AS dan keinginan para pembayar pajak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemotongan itu dilakukan atas arahan Presiden Donald Trump. Selanjutnya anggaran akan diarahkan untuk proyek prioritas tinggi di tempat lain.

Keputusan itu menjadi pukulan berat bagi Palestina, namun Ashrawi bersikeras rakyat Palestina yang selama ini telah hidup di bawah pendudukan Israel, tidak dapat dipaksa untuk menyerahkan hak-hak mereka.

"Tidak ada kemuliaan dalam terus-menerus mengintimidasi dan menghukum orang di bawah pendudukan."

"Pemerintah AS telah menunjukkan kekejaman tekad dalam persekongkolannya dengan pendudukan Israel dan tindakannya mencuri tanah dan kekayaannya."

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.