Kompas.com - 25/08/2018, 20:47 WIB

Selain itu, AS juga telah menempatkan pesawat pembom Rockwell B-1 Lancer, yang membawa 24 rudal penjelajah, di Pangkalan Udara Al-Udeid Qatar.

Komentar Konashenkov terjadi setelah Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton menyoroti adanya laporan Assad berniat menggunakan senjata kimia lagi.

"Perlu ditekankan. Jika rezim Assad kembali menggunakan senjata kimia, maka AS berjanji memberikan respon terkuat yang membuat mereka berpikir lagi," terang Bolton.

Bolton kemudian menyatakan dengan lebih spesifik kepada Russia bahwa AS bakal mengerahkan serangan militer skala besar.

AS dan sekutunya terakhir melakukan serangan ke Suriah pada April lalu di mana mereka menargetkan tiga tempat yang diduga menjadi pusat operasi senjata kimia.

Baca juga: Biaya Serangan Pertama AS ke Suriah Setara 30 Km Jalan Tol di Indonesia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.