Hari Ini dalam Sejarah: Voyager 2, Pesawat Antariksa Pertama Capai Neptunus - Kompas.com

Hari Ini dalam Sejarah: Voyager 2, Pesawat Antariksa Pertama Capai Neptunus

Kompas.com - 25/08/2018, 13:53 WIB
Peta Perjalanan Voyager IIDok. Kompas Peta Perjalanan Voyager II

KOMPAS.com - Hari ini 29 tahun lalu, tepatnya 25 Agustus 1989, Voyager 2 berhasil mencapai Planet Neptunus dan kemudian keluar dari orbit tata surya.

Voyager 2 merupakan pesawat antariksa pertama yang bisa mencapai Neptunus.

AS bermaksud mengunjungi empat planet besar di tata surya dengan memanfaatkan suatu keadaan langka yaitu "Planetary Grand Tour".

Planetory Grand Tour merupakan suatu geometri langka planet-planet luar yang hanya terjadi sekali dalam 176 tahun.

Keberhasilannya mengunjungi semua planet luar membuat Voyager 2 sering disebut sebagai wahana penjelajah ruang angkasa paling produktif.

Gambar-gambar planet terluar yang muncul di buku, majalah, dan internet, sebagian besar menggunakan gambar yang diambil oleh Voyager 2, terutama untuk Uranus dan Neptunus.

Harian Kompas, 21 Agustus 1981, memberitakan, Voyager 2 telah diluncurkan NASA dari Landasan Tanjung Canaveral menggunakan Roket Titan IIIE pada 20 Agustus 1977.

Setelah hampir empat tahun berada di luar angkasa, Vetoger II telah melewati sembilan satelit di Saturnus.

Satelit seberat 825 kg tersebut telah mengarungi jarak hampir empat miliar kilometer untuk menguak tabir rahasia planet di luar angkasa dengan menampilkan gambar-gambar Planet Saturnus.

Hasilnya, Voyager 2 bisa menunjukkan keadaan Saturnus yang merupakan planet ke-6 dalam susunan tata surya yang memiliki volume 744 kali bumi.

Pada 1989, Voyager akhirnya bisa mengirimkan gambar dua pita besar dan gelap yang mengitari planet Neptunus.

Pita ini merupakan awan yang terbentuk karena tiupan angin dan berada pada 50 derajat Lintang Selatan (LS) sampai 70 derajat LS.

Andrew Ingersol dari Institut Teknologi California, seperti dikutip dari Harian Kompas, 6 Agustus 1989, menjelaskan, pita tersebut lebih mirip pita aliran angin di Uranus, Jupiter, dan Saturnus, karena pitanya harus mengelilingi planet.

Hal ini berbeda dengan aliran angin di bumi yang harus bergerak mengikuti ketinggian tempat yang dilaluinya.

Sementara itu, Harian Kompas, 27 Agustus 1989, menyebutkan, Voyager II merupakan babak baru dalam pesawat antariksa yang berhasil mengeksplorasi empat planet besar yang belum diketahui banyak orang.

Keempat planet itu adalah Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Akhirnya, pada 25 Agustus 1989, Voyager II bisa mencapai Neptunus dari dekat. Neptunus merupakan tujuan final dari jelajah yang dilakukan pesawat tersebut.

Voyager bisa memberikan gambar ke bumi mengenai cincin-cincin parsial yang ada di Neptunus.

Lebar cincin antara 8-20 km dengan jarak busur berkisar 17.000 km dan 40.000 km dari puncak planet.

Setelah berada dalam posisi terdekat dengan Neptunus, Voyager II meninggalkan tata surya.

Kompas TV Nasa Pamerkan Konsep Mobil Penjelajah Planet Mars

 

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:


Close Ads X