Pascabanjir, Warga Kerala Diimbau Waspadai Serangan Ular

Kompas.com - 24/08/2018, 23:35 WIB
Banjir di pinggiran distrik Kozhikode, negara bagian Kerala. Foto ini diambil pada Jumat (17/8/2018). (AFP/Manjunath Kiran) Banjir di pinggiran distrik Kozhikode, negara bagian Kerala. Foto ini diambil pada Jumat (17/8/2018). (AFP/Manjunath Kiran)

NEW DELHI, KOMPAS.com - Pemerintah Kerala melalui media mengeluarkan peringatan kepada warganya terhadap ancaman ular berbisa, pascabencana banjir dan longsor.

Sejumlah rumah sakit juga telah bersiap dengan menyediakan anti-racun.

Dilansir dari AFP, Jumat (24/8/2018), media setempat memperingatkan kemungkinan yang akan bersembunyi di dalam rumah, seperti di lemari, di bawah karpet maupun di tumpukan pakaian, setelah air yang menggenang mulai surut.

"Ular banyak ditemukan di rumah-rumah yang dilanda banjir dan peringatan telah dikeluarkan agar warga berhati-hati saat kembali ke kediaman mereka," kata juru bicara pemerintah Kerala, Subhash TV.

Baca juga: India Tolak Bantuan Asing untuk Bencana Banjir di Kerala

"Rumah sakit juga telah disiapkan untuk menghadapi situasi ini. Petunjuk telah diberikan untuk mengatur fasilitas pengobatan korban gigitan ular."

"Anti-racun dan obat-obatan yang diperlukan disimpan di semua rumah sakit, terutama di daerah yang dilanda banjir," tambahnya.

Sejumlah rumah sakit di daerah yang dilanda banjir parang telah melaporkan peningkatan jumlah pasien gigitan ular.

Vava Suresh, seorang pawang ular mengatakan kepada Hindustan Times bahwa dirinya telah menerima hingga 22 panggilan dari warga dan menangkap lima ular kobra di distrik Ernakulam.

Otoritas negara bagian dan ahli margasatwa juga telah membentuk tim untuk datang membantu mereka yang menemukan ular di rumah mereka.

Sekitar satu juta warga kini masih tinggal di kamp sementara meskipun banjir, yang menyebabkan setidaknya 420 orang tewas dan hilang, telah mulai surut.

Pemerintah mengatakan lebih dari 10.000 kilometer fasilitas jalan telah hancur atau rusak, sementara seorang anggota legislator menyebut sekitar 50.000 bangunan musnah.

Baca juga: Bantu Korban Longsor di Kerala, India Kerahkan 540 Tentara

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X