Kompas.com - 24/08/2018, 20:57 WIB

OTTAWA, KOMPAS.com - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan pemerintahannya tengah menjalin pembicaraan dengan Arab Saudi untuk mengatasi ketegangan diplomatik yang tengah terjadi di antara kedua negara.

Ketegangan antara Kanada dengan Kerajaan Arab Saudi dipicu pernyataan Ottawa yang mengecam penahanan terhadap lima aktivis hak asasi manusia yang dilakukan Riyadh.

Meski tidak mengatakan bakal meminta maaf atas pernyataannya, PM Trudeau menegaskan pihaknya tengah dalam pembicaraan untuk memperbaiki hubungannya dengan Arab Saudi.

Bahkan, PM Trudeau kembali mengkritik Riyadh yang mengancam menjatuhkan hukuman mati pada para aktivis yang ditahan.

Baca juga: PM Kanada Disarankan Temui Keluarga Kerajaan Saudi untuk Minta Maaf

"Kami terus terlibat secara diplomatik dengan Arab Saudi. Saya pikir adalah penting untuk memiliki hubungan positif dengan negara-negara di seluruh dunia," kata Trudeau, Kamis (23/8/2018).

"Namun pada saat yang sama, kami menyatakan keprihatinan kami atas hukuman yang dijatuhkan oleh Arab Saudi, keprihatinan kami untuk membela hak asasi manusia dan menyebarkan nilai-nilai kami pada seluruh dunia," tambahnya.

"Kanada akan terus membela hak asasi manusia," kata Trudeau dilansir The New Arab.

Diungkapkan kelompok hak asasi manusia, jaksa Saudi kini tengah mempertimbangkan mendakwa dengan hukuman mati untuk kelima aktivis hak asasi manusia yang ditahan.

Kelima orang aktivis tersebut, termasuk seorang perempuan dituduh telah menghasut massa untuk melakukan protes di sebagian besar wilayah di provinsi timur kerajaan yang kaya akan minyak tersebut.

Kelompok hak asasi melihat ancaman hukuman sebagai upaya untuk menahan perbedaan pendapat.

Sekitar dua pekan sebelumnya, pemerintah Kanada memicu kemarahan dari Kerajaan Arab Saudi setelah menyerukan pembebasan sejumlah aktivis yang ditahan, termasuk seorang aktivis perempuan, Samar Badawi.

Baca juga: Buntut Krisis Diplomatik, Pasien Saudi di Kanada Dipindahkan ke AS

Akibat pernyataan tersebut, pemerintah Saudi membekukan seluruh perdagangan dan kerja sama investasi antara kedua negara.

Riyadh juga memerintahkan ribuan mahasiswanya yang tengah belajar di universitas di Kanada untuk pulang, bahkan berencana menghentikan seluruh program perawatan medis mereka di Kanada.

Maskapai penerbangan negara Saudi turut menangguhkan penerbangan dari dan menuju Toronto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.