Kompas.com - 24/08/2018, 17:19 WIB

KABUL, KOMPAS.com - Pemerintah Afghanistan memutuskan untuk tidak hadir dalam pertemuan multinasional membahas perdamaian yang akan digelar di Rusia awal bulan depan.

Disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri Afghanistan, Sibghat Ahmadi, proses pembicaraan membahas perdamaian yang dilakukan harus di bawah kepemimpinan pemerintahan Afghanistan.

"Kami tidak akan berpartisipasi dalam pembicaraan di Moskwa. Proses perdamaian perlu dilakukan di bawah kepemimpinan Republik Islam Afghanistan," kata Ahmadi dikutip situs berita TOLOnews, Rabu (22/8/2018).

Baca juga: Rusia Siapkan Pembicaraan Damai antara Afghanistan dengan Taliban

Penasihat keamanan nasional Afghanistan, Mohammad Hanif Atmar menyampaikan kepada duta besar Rusia, Alexander Mantytski, bahwa pemerintah menghargai dukungan Moskwa dalam merencanakan proses perdamaian dan menyerukan Taliban agar memulai negosiasi.

Pejabat kementerian luar negeri Afghanistan, secara terpisah, mengatakan kepada Reuters, bahwa pemerintah akan mengadakan pembicaraan langsung dengan Taliban tanpa keterlibatan langsung kekuatan asing.

Sebelumnya, pemerintah Rusia mengumumkan rencana menggelar pembicaraan damai di Moskwa pada 4 September 2018 mendatang dengan mengundang 12 negara, termasuk AS dan kelompok Taliban.

Taliban telah mengkonfirmasi kepada Al Jazeera akan mengutus perwakilan untuk hadir dalam perundingan damai tersebut. Namun Washington dan Kabul justru menolak undangan yang disampaikan Moskwa.

Belum dipastikan apakah keputusan Afghanistan yang menolak hadir dalam pembicaraan damai akan turut mempengaruhi rencana Rusia mengundang Taliban.

Baca juga: Taliban Siap Hadiri Pembicaraan Damai dengan Afghanistan di Rusia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.