Biografi Tokoh Dunia: Zaha Hadid, Ratu Arsitektur Modern

Kompas.com - 23/08/2018, 15:54 WIB

Dia merancang "horizontal skyscraper" yang bergerak pada diagonal dinamis di situs lereng bukit itu.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Ada Lovelace, Programmer Komputer Pertama Dunia

Dalam merancang gedung ini, Zaha Hadid menekankan pada kesederhanaan dalam setiap aspeknya.Helene Binet Dalam merancang gedung ini, Zaha Hadid menekankan pada kesederhanaan dalam setiap aspeknya.
Desain geometrik agresifnya memiliki fragmentasi bentuk, ketidakstabilan, dan gerakan. Gaya ini dikenal oleh para arsitek sebagai dekonstruktif.

Namun, karya Hadid untuk The Peak tidak pernah terwujud, begitu pula dengan sebagian besar desain radikal lainnya.

Proyek besar pertamanya adalah Vitra Fire Station (1989-1993) di Weil am Rhein, Jerman.

Bangunan itu terdiri dari serangkaian pesawat bersudut tajam yang strukturnya menyerupai burung sedang terbang.

Pada 1994, karyanya terpilih untuk Cardiff Bay Opera House di Wales. Inilah yang membuat nama Hadid makin bersinar.

Sekali lagi, bangunan tersebut tidak pernah disetujui untuk dibangun. Pemerintah kota memilih untuk menghabiskan dana guna membangun stadion.

Pengakuan

Karya-karyanya yang kemudian dibangun termasuk proyek perumahan untuk IBA Housing di Berlin, ruang pameran Mind Zone di Millenium Dome London, dan Land Formation One di Weil am Rhein.

Dalam semua proyek ini, Hadid lebih jauh mengeksplorasi minatnya dalam menciptakan ruang interkoneksi dan bentuk arsitektur yang dinamis.

Kesuksesan besarnya diraih kala desainnya pada 1998 terpilih untuk Rosenthal Center for Contemporary di Cincinnati, Ohio, Amerika Serikat.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Alexander Fleming, Penemu Antibiotik Pertama

Proyek di AS itu membuahkan dua penghargaan bagi Hadid, yaitu British Architects Award pada 2004 dan American Architecture Award pada tahun berikutnya.

Dia juga menjadi perempuan pertama yang mendapat Pritzker Prize, penghargaan tertinggi di bidang arsitektur.

Bangunan seluas 7.900 meter persegi ini dibuka pada 2003, dan merupakan bangunan museum pertama yang dirancang oleh seorang perempuan.

Gedung tersebut nampak seperti serangkaian kubus vertikal yang tersusun acak. Satu sisi menghadap ke jalan dengan kaca tempus pandang yang mengundang orang lewat untuk melihat museum ini.

Sebagai seorang tenaga pendidik juga, dia memperoleh jabatan profesor di University of Illinois. Dia juga profesor tamu di sejumlah institusi termasuk di HFBK Hamburg, Ohio State University, dan Master Studio di Columbia University.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X