Penerbangan Ditunda, 200 Penumpang Maskapai Ryanair Dapat Cek Kosong

Kompas.com - 23/08/2018, 13:17 WIB
Ryanair via CNNRyanair

DUBLIN, KOMPAS.com - Tak hanya persoalan mogok kerja para pilot di negara Eropa pada bulan ini, maskapai Ryanair juga harus menghadapi masalah lain terkait pembayaran ganti rugi tiket penumpang.

Melansir CNN, manajemen perusahaan maskapai Ryanair pada Rabu (22/8/2018) menyampaikan permintaan maaf atas pemberian cek kosong kepada hampir 200 penumpang.

Cek tersebut merupakan kompensasi bagi penumpang yang mengalami pembatalan dan penundaan penerbangan.

Ryanair menyalahkan kesalahan administrasi sebagai biang keladi dari kekeliruan tersebut.

Baca juga: Pilot Ryanair Mogok Massal di 5 Negara, 400 Penerbangan Dibatalkan

"Cek itu dikeluarkan pada pekan lalu, dan kami minta maaf dengan tulus atas ketidaknyamanan ini," ucap manajemen Ryanair dalam pernyataan.

Sepanjang musim panas tahun ini, maskapai tersebut menghadapi sejumlah masalah terkait tingginya harga bahan bakar dan biaya pegawai.

Penumpang asal Inggris, Gordon Fong, menerima cek kosong karena penerbangannya ditunda selama 10 jam pada Juni lalu.

Dia mengatakan bank tidak bisa mencairkan cek senilai 440 pound sterling atau sekitar Rp 8,2 juta, dan hingga kini dia masih menunggu ganti rugi dari manajemen Ryanair.

"Sedikit mengecewakan karena terjadi seperti ini. Semakin cepat saya dapat uangnya, semakin cepat saya bisa memesan tiket Ryanair yang lain," katanya.

Seorang penumpang lain bernama Colette Bush mengatakan cek kompensasi ditolak bank, padahal cek tersebut dibubuhkan tanda tangan.

"Saya tidak tahu mengapa mereka membatalkannya. Saya sudah menghubungi mereka lebih dari satu bulan, dan semua tanggapannya bilang bahwa saya sudah dapat kompensasi," ujarnya.

Baca juga: Mendarat Darurat, 33 Penumpang Ryanair Keluarkan Darah dari Telinga

Regulasi di Uni Eropa mengharuskan maskapai untuk memberi kompensasi kepada penumpang jika penerbangan ditunda atau dibatalkan.

Dalam tiga bulan hingga akhir Juni lalu, manajemen Ryanair mengklaim biaya kompensasi melonjak 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Perusahaan tersebut menyatakan lebih dari 20.000 cek kompensasi dikeluarkan sepanjang Juli lalu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN Money
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Internasional
Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Internasional
China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

Internasional
Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Internasional
Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Internasional
Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Internasional
Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Internasional
Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Internasional
Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Internasional
Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Internasional
King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

Internasional
Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Internasional
Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Internasional
Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Internasional
Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X