Kompas.com - 21/08/2018, 21:22 WIB
Pemimpin Hamas Ismail Haniya memberikan pidato di Gaza City, Selasa (21/8/2018). AFP/ANAS BABAPemimpin Hamas Ismail Haniya memberikan pidato di Gaza City, Selasa (21/8/2018).
|

GAZA CITY, KOMPAS.com - Pemimpin Hamas Ismail Haniya, Selasa (21/8/2018), mengatakan, blokade Israel selama lebih dari satu dekade terhadap Jalur Gaza segera berakhir.

Optimisme Haniya ini disampaikan di saat perundingan damai dengan Israel semakin menguat.

Negosiasi tidak langsung antara kedua musuh bebuyutan itu dimediasi Mesir dan PBB dikabarkan sudah menyentuh rencana melonggarkan blokade.

Baca juga: Di Asian Games, Hamas dan Fatah Bersatu

Namun, sejauh ini belum tersiar kabar Israel bersedia mencabut seluruh blokade terhadap Jalur Gaza.

Di hadapan ribuan pendukungnya dalam shalat Idul Adha, Haniya tidak secara langsung menyinggung kemungkinan kesepakatan damai itu.

"Berkat semua perlawanan kita, maka tak lama lagi blokade yang tidak adil ini akan berakhir," ujar Haniya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita tak lama lagi akan mengakhiri blokade tak adil bagi Gaza," tambah Haniya.

Haniya merujuk pada unjuk rasa selama beberapa bulan terakhir di perbatasan yang memicu bentrokan dengan aparat keamanan Israel.

Haniya menambahkan, semua kesepakatan akan dibarengi sebuah konsensus nasional dan jaring pengaman Arab untuk menjamin implementasi dari kesepakatan yang sudah dicapai.

Haniya nampaknya menyinggung Presiden Mahmoud Abbas yang merasa prihatin karena kesepakatan ini tidak melibatkan Otorita Palestina yang berbasis di Tepi Barat.

Seperti diketahui kelompok Fatah pimpinan Mahmoud Abbas dan Hamas yang berkuasa di Gaza sudah berseberangan jalan selama lebih dari satu dekade.

Baca juga: Menhan Israel: Tujuan Akhir Kami adalah Kejatuhan Hamas di Gaza

Sebelumnya, utusan PBB Nickolay Mladenov dan para pejabat Mesir  mencoba menjadi mediator perdamaian jangka panjang Hamas dan Israel yang sudah terlibat tiga kali perang sejak 2008.

Media Israel berspekulasi pembicaraan damai ini melibatkan pelonggaran blokade terhadap Gaza an pengembalian jenazah dua tentara Isrel yang tewas pada 2014.

Pemerintah Israel juga mencoba membawa pulang dua warganya yang diyakini disandera Hamas di Jalur Gaza.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.