Kompas.com - 21/08/2018, 20:31 WIB
Ilustrasi pengadilan. ThinkstockIlustrasi pengadilan.
|

NEW DELHI, KOMPAS.com - Sebuah pengadilan di negara bagin Madhya Pradesh, India, Selasa (21/8/2018) menjatuhkan hukuman mati untuk dua pria terdakwa kasus perkosaan terhadap anak perempuan berusi 8 tahun.

Keputusan ini dijatuhkan kurang dari dua bulan setelah kasus perkosaan yang menggegerkan itu terjadi di kota Mandsaur, negara bagian Madhya Pradesh.

Kasus ini terjadi pada 26 Juni lalu, ketika kedua pelaku membujuk korbannya yang berdiri di luar sekolahnya menunggu orangtuanya menjemput.

Baca juga: Bocah 4 Tahun Tewas, Perpanjang Daftar Perkosaan Anak di India

Setelah berhasil membujuk korban, kedua pria itu memperkosa, menyiksa, dan akhirnya membunuh anak perempuan tersebut.

Kedua pelaku, Irfan dan Asif ditangkap hanya dalam waktu 24 jam setelah polisi mempelajari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Polisi memperbesar gambar di layar video yang memperlihatkan korban berjalan bersama seorang pria.

Dari perbesaran gambar itu, polisi mengetahui merek sepatu si pria yang kemudian menuntun pada penangkapan kedua pelaku.

Kasus ini memicu kemarahan warga India khususnya di negara bagian Madhya Pradesh yang menuntut kedua pelaku dihukum mati.

Bahkan, Menteri Utama Madhya Pradesh Shivraj Singh Chouhan menuntut pengadilan menghukum mati kedua pelaku.

Dia juga mengatakan, kasus ini digelar dalam pengadilan khusus yang berlangsung lebih cepat dari proses pengadilan biasa.

Halaman:


Sumber NDTV
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X