Kompas.com - 21/08/2018, 06:06 WIB

BEIJING, KOMPAS.com — Pemerintah Rusia mengonfirmasi pengiriman 10 unit jet tempur Sukhoi Su-25 ke China tetap berjalan sesuai rencana, yakni pada akhir tahun ini.

Kepastian tersebut seperti diberitakan media Rusia, Sputnik, pada Senin (20/8/2018), yang menyebut pembelian jet tempur Su-35 oleh China tersebut sudah termasuk amunisi, misil, dan perlengkapan pendukung lainnya.

Pengiriman Su-35 pada akhir tahun ini sekaligus menyelesaikan kewajiban Rusia kepada China yang telah menyepakati pembelian 24 unit jet tempur itu pada November 2015 lalu seharga 2,5 miliar dolar AS (sekitar Rp 36 triliun).

Melansir dari SCMP, pengiriman jet tempur Su-35 gelombang pertama telah dilakukan pada 2016 sebanyak 4 unit dan 10 unit pada tahun berikutnya.

Baca juga: China Kembangkan Jet Tempur Baru untuk Gantikan J-15

China termasuk negara asing pertama yang membeli jet tempur bermesin dorong vektor canggih tersebut dari Rusia.

Su-35 juga memiliki dua mesin baling-baling turbo AL-117S yang memudahkannya dalam melakukan manuver.

Jet tempur peningkatan dari Su-27 itu juga turut dilengkapi dengan radar multifungsi yang mampu melacak hingga 30 target secara bersamaan.

Serta dilengkapi sistem persenjataan berupa misil udara-ke-udara jarak jauh.

Pengamat militer di Hong Kong, Song Zhongping, menilai, kedatangan 10 unit jet tempur Su-35 itu selain meningkatkan kekuatan armada udara China, sekaligus menjadi wadah untuk melatih pilot baru.

"Untuk jet tempur generasi baru yang tengah dikembangkan China seperti J-20, tambahan Su-35 berarti tambahan pesawat untuk melatih pilotnya karena China tidak memiliki pesawat yang lebih canggih untuk latihan," kata Song dilansir SCMP.

Pada Mei lalu, militer China telah mengerahkan jet tempur Su-35 milik mereka melintasi Selat Bashi antara Taiwan dan pulau utara Filipina sebagai ajang unjuk kekuatan udara sekaligus memberikan penegasan kepada Taipei.

Baca juga: Rusia Tempatkan Jet Tempur Sukhoi di Wilayah Sengketa, Jepang Protes

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber SCMP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.