Kompas.com - 20/08/2018, 18:34 WIB

KABUL, KOMPAS.com - Rusia menyatakan telah mengundang Taliban untuk menghadiri pembicaraan damai dengan pemerintah Afghanistan yang dijadwalkan pada 4 September mendatang.

"Kami sedang mempersiapkannya (pembicaraan damai) untuk 4 September," kata perwakilan khusus presiden Rusia untuk Afghanistan, Zamir Kabulov dalam laporan yang diberitakan, Interfax, Senin (20/8/2018).

Kabulov menambahkan, pihaknya telah mengundang Taliban untuk hadir dalam pertemuan yang rencananya akan diselenggarakan di ibu kota Rusia tersebut.

"Pembicaraan tersebut dalam rangka meluncurkan proses rekonsilisasi nasional di Afghanistan," kata Kabulov, dilansir AFP.

Baca juga: Presiden Afghanistan Serukan Gencatan Senjata selama Tiga Bulan dengan Taliban

Sebelumnya pada Minggu (19/8/2018), Presiden Afghanistan Ashraf Ghani telah mengumumkan untuk kembali memberlakukan gencatan senjata sementara dengan Taliban mulai pekan ini.

Gencatan senjata tersebut akan berlaku untuk tiga bulan hingga perayaan Maulid Nabi Muhammad yang akan jatuh pada 21 November mendatang.

Meski demikian tawaran gencatan senjata hanya berlaku apabila pihak Taliban juga melakukan hal yang sama.

Kabulov mengatakan, Moskwa menyambut positif gencatan senjata yang diajukan pemerintah Afghanistan dan mengharap kepada Taliban juga akan bereaksi secara positif.

"Pemerintah Rusia mengharap kepada Taliban dapat bereaksi positif terhadap tawaran gencatan senjata yang disampaikan pemerintah Afghanistan," kata dia.

Tak hanya Rusia, pernyataan Presiden Ghani yang mengumumkan gencatan senjata sementara, yang kedua setelah terakhir selama tiga hari saat Idul Fitri, turut diapresiasi NATO dan AS.

Rusia dan sekutunya menyerukan kepada kelompok gerilyawan Taliban untuk meletakkan senjata dan bernegosiasi dengan pemerintah Afghanistan secara langsung.

Moskow juga menyatakan kesiapannya untuk berperan sebagai berfungsi sebagai panggung untuk pembicaraan damai setelah konflik yang berlangsung selama 17 tahun.

Baca juga: Perwakilan AS Bertemu Taliban Bahas Perdamaian Afghanistan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.