Kompas.com - 20/08/2018, 18:20 WIB

Bennett menyebut organisasi pimpinan Ismail Haniya itu laksana mafia Italia ketika hijrah ke Amerika Serikat (AS).

Mafia itu berdandan layaknya pengusaha. Kemudian mereka menyabotase bisnis, mengancam pekerja, dan menawarkan perlindungan berbayar.

"Itu yang sedang dilakukan kepada Israel. Kesepakatan apapun yang dibuat bisa mendatangkan perang," tutur Bennett.

Meski menyatakan Israel tidak akan tunduk kepada Hamas, Bennett menegaskan pernyataannya bukan sebuah ajakan untuk menggelar operasi militer.

Baca juga: Hamas dan Israel Capai Gencatan Senjata Pasca-serangan Udara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.