Trump Bisa Deportasi Melania jika Mereka Bercerai

Kompas.com - 20/08/2018, 15:31 WIB
Melania dan Trump saat berkunjung ke Inggris Melania dan Trump saat berkunjung ke Inggris

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, bakal menghukum istrinya, Melania, jika dia menceraikannya.

Pernyataan tersebut dihembuskan Omarosa Manigault Newman, mantan staf Gedung Putih yang dipecat pada Januari lalu.

The Independent mewartakan Minggu (19/8/2018), hukuman itu berupa deportasi jika Melania dianggap mempermalukan Trump.

Baca juga: Presiden Trump Caci Maki Bekas Staf Gedung Putih yang Baru Dipecatnya

Lahir di Novo Mesto, Slovenia, Melania memperoleh kewarganegaraan AS pada 2006 melalui program "kemampuan mengagumkan" atau "Visa Einstein".

Program tersebut menyasar peneliti akademik maupun pebisnis yang telah memperoleh pengakuan dari nasional dan internasional.

Manigault Newman dalam memoir-nya menyatakan, Trump bisa memulangkan Melania ke Slovenia jika mereka bercerai di tengah masa jabatan Trump sebagai presiden.

Perempuan 44 tahun itu berujar, jika Trump mencium ada yang tidak beres, dia bisa saja langsung membatalkan kewarganegaraan istrinya.

Status warga negara bisa dicabut jika individu yang dicurigai memalsukan informasi penting, atau tak bersaksi di depan Kongres.

Dalam dua bulan terakhir, pemerintahan Trump mulai menginvestigasi warga negara yang mendapatkannya dengan cara berbohong.

"Trump adalah pria pendendam. Karena itu, saya bakal memastikan dia tidak akan mendapatkan apa yang dia inginkan," kata Manigault Newman.

"Ini adalah pria yang berkata dia bisa mengampuni dirinya sendiri dari investigasi Robert Mueller. Kenapa dia memberi grasi dalam masalah visa ini?" lanjutnya.

Sebelumnya dalam memoir berjudul Unhinged: An Insider’s Account of the Trump White House, Manigault Newman berujar Melania ingin segera bercerai.

Keinginan untuk berpisah dari presiden berusia 72 tahun tersebut, dalam buku tersebut, tak bisa menunggu hingga jabatan Trump selesai di 2021.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Iran: Trump Harus Tahu Kita Tak Hidup di Abad 18

Iran: Trump Harus Tahu Kita Tak Hidup di Abad 18

Internasional
Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Inilah 7 Fakta Menarik Ketegangan AS dan Iran

Internasional
Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Korut Peringatkan Seoul Tak Campur Tangan Pembicaraan dengan AS

Internasional
Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Ayah dan Anak Migran Tewas Tenggelam, Trump Salahkan Demokrat

Internasional
Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Pasca ISIS Kalah, Terorisme Jadi Ancaman Utama Asia Tenggara

Internasional
Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Gunung Ulawun di Papua Nugini Muntahkan Lava, 5.000 Orang Dievakuasi

Internasional
Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Antara Trump dan Kim Jong Un Sudah Saling Bertukar 12 Surat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Hari Ini dalam Sejarah: Perjalanan Keliling Dunia Melalui Lautan Seorang Diri

Internasional
Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Seorang Mahasiswa asal Australia Dikhawatirkan Ditahan di Korea Utara

Internasional
'Candy Bomber', Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

"Candy Bomber", Saat AS Berupaya Menarik Hati Warga Jerman akibat Blokade Uni Soviet

Internasional
Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Pemerintah Venezuela Klaim Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro

Internasional
Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Ditanya Rencana Pembicaraan dengan Putin, Trump: Bukan Urusan Anda

Internasional
Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Pangeran William Mengaku Tak Keberatan Jika Anaknya Menjadi Gay

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Joanna Paldini Diburu ISIS | Anak-anak Dimasukkan Plastik untuk ke Sekolah

Internasional
Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Permintaan Terakhir Nenek 93 Tahun Ini: Ditangkap Polisi

Internasional

Close Ads X