Mantan Sekjen PBB Kofi Annan Meninggal di Usia 80 Tahun - Kompas.com

Mantan Sekjen PBB Kofi Annan Meninggal di Usia 80 Tahun

Kompas.com - 18/08/2018, 17:03 WIB
Kofi AnnanVIA theelders.org Kofi Annan

ACCRA, KOMPAS.com - Mantan Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa-bangsa ( PBB), Kofi Annan, dilaporkan meninggal dunia.

Kabar tersebut diumumkan oleh Badan PBB untuk Migrasi melalui kicauan di Twitter, sebagaimana diwartakan CNN Sabtu (18/8/2018).

Baca juga: Kofi Annan Desak DK PBB Pastikan Warga Rohingya Kembali ke Myanmar

"Dengan kesedihan yang mendalam, kami mengumumkan bahwa Kofi Annan, telah meninggal dengan tenang di usia 80 tahun," ujar badan migrasi PBB.

Dalam keterangan tertulis Badan Migrasi PBB, Annan meninggal akibat terkena penyakit. Di saat terakhir, dia didampingi istrinya Nane, dan tiga anaknya, Ama, Kojo, dan Nina.

Annan menjabat sebagai sekjen ketujuh PBB pada periode 1 Januari 1997 hingga 31 Desember 2006 sebelum digantikan Ban Ki-moon.

Setelah itu, dia menempati posisi sebagai Utusan PBB dan Liga Arab untuk Suriah pada 23 Februari hingga 31 Agustus 2012.

Pada 2001, dia dianugerahi penghargaan Nobel Perdamaian bersama PBB karena usaha keras mereka dalam menciptakan perdamaian dunia.

Baca juga: Bahas Rohingya, Jokowi Bertemu Kofi Annan di Bali


Komentar

Terkini Lainnya

Tindak Lanjut Rekomendasi KASN, Ada Eks Pejabat DKI yang Dijadikan Komisaris dan Pengawas BUMD

Tindak Lanjut Rekomendasi KASN, Ada Eks Pejabat DKI yang Dijadikan Komisaris dan Pengawas BUMD

Megapolitan
Pindah ke Partai Politik Lain, 2 Anggota DPRD Gunungkidul di-PAW

Pindah ke Partai Politik Lain, 2 Anggota DPRD Gunungkidul di-PAW

Regional
Rampok yang Perkosa PRT di Cimanggis Mantan Pekerja Selokan di Lingkungan Korban

Rampok yang Perkosa PRT di Cimanggis Mantan Pekerja Selokan di Lingkungan Korban

Megapolitan
5 BERITA POPULER NUSANTARA: Rektor Unhas Minta Maaf hingga 2 Bandara di DIY

5 BERITA POPULER NUSANTARA: Rektor Unhas Minta Maaf hingga 2 Bandara di DIY

Regional
Jokowi Ajak Ikuti Pilpres Tanpa Fitnah dan Hinaan, PDI-P Buat Aturan Internal

Jokowi Ajak Ikuti Pilpres Tanpa Fitnah dan Hinaan, PDI-P Buat Aturan Internal

Nasional
Pak Guru Achmad Fahmi Kini Menjadi Wali Kota Sukabumi

Pak Guru Achmad Fahmi Kini Menjadi Wali Kota Sukabumi

Regional
Misbakhun: Kwik Kian Gie Loyal pada Pemikiran, Bukan Orang

Misbakhun: Kwik Kian Gie Loyal pada Pemikiran, Bukan Orang

Nasional
Presiden Venezuela akan Minta Rp 7 Triliun pada PBB untuk Pulangkan Warganya

Presiden Venezuela akan Minta Rp 7 Triliun pada PBB untuk Pulangkan Warganya

Internasional
Singapore Airlines Berhenti Kirim Kargo Tulang Singa dari Afrika Selatan

Singapore Airlines Berhenti Kirim Kargo Tulang Singa dari Afrika Selatan

Internasional
Presiden PKS Klaim Telah Ganti Caleg Eks Koruptor yang Masuk DCT

Presiden PKS Klaim Telah Ganti Caleg Eks Koruptor yang Masuk DCT

Nasional
Jokowi Sebut Prabowo-Sandiaga 'Sahabat Lama', Ini Kata PDI-P

Jokowi Sebut Prabowo-Sandiaga "Sahabat Lama", Ini Kata PDI-P

Nasional
Nelayan: Satu Gas Melon untuk Tiga Hari, Lebih Hemat dari Minyak...

Nelayan: Satu Gas Melon untuk Tiga Hari, Lebih Hemat dari Minyak...

Regional
Sandiaga: Nomor Urut 02, Isu Ekonomi dan Bahan Pokok

Sandiaga: Nomor Urut 02, Isu Ekonomi dan Bahan Pokok

Nasional
Nomor Urut Partai Sama dengan Jokowi-Ma'ruf, PKB Yakin Dapat 'Number Effect'

Nomor Urut Partai Sama dengan Jokowi-Ma'ruf, PKB Yakin Dapat "Number Effect"

Nasional
Lebih dari 5000 Pelajar Madiun Senam 'Goyang Dayung' Ala Jokowi

Lebih dari 5000 Pelajar Madiun Senam "Goyang Dayung" Ala Jokowi

Regional
Close Ads X