Keluarga Korban Jembatan Ambruk Genoa Boikot Pemakaman Negara

Kompas.com - 17/08/2018, 22:00 WIB
Kondisi Jembatan Morandi di Kota Genoa, Italia, yang ambruk pada Selasa (14/8/2018). Kantor berita ANSA menyebut sedikitnya 35 orang tewas akibat ambruknya salah satu seksi jembatan sepanjang 1.100 meter itu setelah hujan lebat yang mengguyur Selasa siang, waktu setempat.AFP PHOTO/VALERY HACHE Kondisi Jembatan Morandi di Kota Genoa, Italia, yang ambruk pada Selasa (14/8/2018). Kantor berita ANSA menyebut sedikitnya 35 orang tewas akibat ambruknya salah satu seksi jembatan sepanjang 1.100 meter itu setelah hujan lebat yang mengguyur Selasa siang, waktu setempat.

GENOA, KOMPAS.com - Keluarga korban tewas jembatan ambruk di Genoa, Italia, melakukan aksi boikot upacara pemakaman yang bakal diselenggarakan negara.

Sky News memberitakan Jumat (17/8/2018), upacara tersebut sedianya dipimpin oleh Uskup Agung Genoa, Kardinal Angelo Bagnasco, Sabtu (18/8/2018).

Baca juga: 4 Spekulasi Penyebab Ambruknya Jembatan di Italia

Upacara tersebut bakal dihadiri Perdana Menteri Giuseppe Conte dan Presiden Sergio Mattarella, dan disiarkan langsung.


Namun, keluarga korban memilih untuk bersiap menggelar upacara sendiri sebagai bentuk protes, dan menganggap ambruknya Ponte Morandi merupakan kecerobohan.

Jembatan yang dinamai sesuai penciptanya, Riccardo Morandi, ambruk pada Selasa (14/8/2018), dan menewaskan 39 orang.

Tahun lalu, operator jalan raya Italia, Austrostrade per l'Italia, telah mendapat peringatan akan kondisi jembatan Morandi.

Laporan yang dibuat teknisi Milan Politecnico itu menyebut bagian jembatan ambruk tersebut bereaksi tidak wajar terhadap getaran, dan membutuhkan investigasi lanjutan.

Austrostrade tidak merespon laporan yang dikeluarkan dua harian Italia tersebut. Namun, mereka bersikeras telah melakukan pengecekan rutin.

Pengecekan tersebut dilakukan per tiga bulan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Mereka juga membawa pakar dalam melakukan peninjauan lanjutan.

Harian Italia Corriere Della Sera mengulas, ambruknya Morandi merupakan insiden jembatan kelima yang menimpa Negeri Pizza dalam lima tahun terakhir.

Wakil Perdana Menteri Matteo Salvini menyalahkan Uni Eropa (UE) yang telah membatasi anggaran pengeluaran mereka.

Baca juga: Insiden Jembatan Ambruk, Italia Umumkan Keadaan Darurat

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Close Ads X