Pentagon: Pesawat Pembom China Gelar Latihan untuk Menyerang AS

Kompas.com - 17/08/2018, 11:06 WIB
Foto dokumen pesawat pembom H-6 milik angkatan udara China saat melintas di atas pulau Okinawa dan pulau Miyako Jepang pada 2013 silam. Angkatan udara China kembali melakukan serangkaian latihan di sekitar kawasan Taiwan. AFPFoto dokumen pesawat pembom H-6 milik angkatan udara China saat melintas di atas pulau Okinawa dan pulau Miyako Jepang pada 2013 silam. Angkatan udara China kembali melakukan serangkaian latihan di sekitar kawasan Taiwan.

WASHINGTON DC, KOMPAS,com - Pesawat pembom China menggelar latihan untuk menyerang fasilitas Amerika Serikat (AS) dan sekutunya.

Klaim itu dipaparkan Pentagon dalam laporan tahunan mereka ke Kongres, sebagaimana diwartakan SCMP Jumat (17/8/2018).

Dalam laporan mereka, Pentagon menyatakan bahwa China mengalami peningkatan tidak hanya dalam ekonomi dan diplomatik. Namun juga militer.

Baca juga: Jet Tempur Inggris Klaim Cegat 6 Pesawat Pembom Rusia di Laut Hitam

Di sektor angkatan udara, laporan Pentagon menjabarkan pesawat pembom Negeri "Panda" mengembangkan kemampuan pesawat pembom untuk menyerang target jarak jauh.

Sepanjang tiga tahun terakhir, militer China secara cepat memperluas jangkauan operasional bomber mereka dengan terbang di kawasan regional kunci.

"Sepertinya, mereka (China) berlatih untuk menyerang infrastruktur AS dan sekutunya yang berada di Pasifik," jelas Pentagon.

Agustus 2017, enam pembom H-6K dilaporkan terbang ke Selat Miyako, barat daya Jepang, dan untuk pertama kalinya berbelok ke Okinawa, markas 47.000 pasukan AS.

"Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) bisa jadi sedang mendemonstrasikan kemampuan menyerang pangkalan kami di barat Samudra Pasifik, termasuk Guam," jelas Pentagon.

Selain itu di April 2017, tentara China juga melakukan reformasi masif pada unit taktis dan operasional sebagai bagian dari reformasi struktural.

Tujuan dari reformasi tersebut, menurut Pentagon, adalah menciptakan pasukan yang lebih gesit, mematikan, dan mampu jadi inti operasi gabungan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X