Kompas.com - 16/08/2018, 16:39 WIB

BERLIN, KOMPAS.com - Otoritas Jerman tengah menyelidiki sebuah website yang menjual berbagai barang bernuansa Nazi secara online.

Dalam laman situs tersebut ditawarkan sejumlah barang yang memuat simbol-simbol Nazi, mulai dari seprai, balon tiup, patung, hingga minumal alkohol.

Bahkan, ada kacang yang dijual dalam kemasan kaleng bekas "zyklon B", yakni racun terkenal yang digunakan untuk membunuh tahanan di kamar gas Nazi.

Produk lainnya di antaranya patung tokoh Nazi, Adolf Hitler beserta kroni-kroninya.

Baca juga: Jerman Hapus Larangan Penggunaan Simbol Nazi dalam Game

Juga ada minumal alkohol yang menggunakan merek yang dibuat mirip seperti merek minuman alkohol terkenal, seperti merek "Heil Hitler" yang dibuat mirip dengan Heineken.

Nuansa Nazi juga terlihat pada harga barang-barang yang selalu menambahkan 88 sen di setiap barang. Angka "88" kerap diartikan sebagai "Heil Hitler" oleh anggota Neo Nazi.

Melansir Deutsche Welle, polisi Jerman telah mengidentifikasi seorang pria yang diyakini sebagai pengelola website itu. Apabila terbukti, pria tersebut terancam hukuman lima tahun penjara.

Pria tersebut diyakini tinggal di Gibraltar, wilayah luar negeri di selatan Spanyol yang ada di bawah kekuasaan Inggris.

Polisi berhasil melacak keberadaan pria tersebut melalui jasa layanan pos yang digunakan untuk mengirim barang-barang yang terjual kepada pembeli.

Juga melalui rekening tempat konsumen mengirimkan pembayaran. Rekening tersebut diketahui berbasis di negara Baltik.

Menurut badan penyiaran publik Jerman, RBB, tersangka yang sama sebelumnya juga sempat didakwa untuk kasus Neo Nazi.

Larangan penggunaan lambang dan simbol-simbol Nazi diterapkan pertama kali oleh Jerman Barat pada 1930-an, setelah negara itu hancur oleh pemerintahan Reich Ketiga itu.

Undang-undang larangan tersebut diperbarui dan kembali diberlakukan pada 1990 oleh pemerintah Jerman setelah bersatu.

Baca juga: Cekcok dengan Tetangga, Seorang Pria Kibarkan Bendera Nazi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.