Kompas.com - 16/08/2018, 05:55 WIB
Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani saat bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Ankara, Rabu (15/8/2018). AFP / KAYHAN OZER / TURKISH PRESIDENTIAL PRESS SERVICEEmir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani saat bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Ankara, Rabu (15/8/2018).

ANKARA, KOMPAS.com - Pemerintah Qatar menjanjikan bakal melakukan investasi langsung di Turki.

Hal tersebut menjadi respon pertama yang ditunjukkan Doha sejak AS memberlakukan kenaikan tarif impor alumunium dan baja untuk Ankara.

"Qatar telah menjanjikan dana investasi langsung di Turki sebesar 15 miliar dolar AS (sekitar Rp 219 triliun)," kata juru bicara kepresidenan Turki Ibrahim Kalin, dalam akun twitter miliknya, Rabu (15/8/2018).

Pengumuman investasi tersebut muncul setelah Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani mengadakan pertemuan langsung dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Ankara.

Baca juga: Nilai Tukar Lira Anjlok, Turis Asing Borong Barang Mewah di Turki

Dalam pertemuan tersebut, Erdogan turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada emir dan masyarakat Qatar karena telah membela Turki. Demikian diberitakan Anadolu.

Erdogan mengatakan, hubungan negaranya dengan Qatar, yang digambarkannya sebagai negara persahabatan dan persaudaraan, akan mendorong peningkatan di banyak bidang.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Turut hadir dalam pertemuan antara emir dengan presiden tersebut Menteri Keuangan Turki, Berat Albayrak dan rekan Qatar-nya, Ali Sharif Al-Emadi.

Krisis diplomatik antara AS dengan Qatar telah menimbulkan kekhawatiran akan krisis ekonomi di Turki dan memicu kecemasan investor asing di negara itu, termasuk Qatar, akibat penurunan nilai mata uang lira.

Antara Turki dengan Qatar, yang sama-sama sebagai sekutu AS, telah terjalin kemitraan di bidang ekonomi dan politik.

Qatar tercatat hingga bulan lalu telah memiliki investasi sebesar 20 miliar dolar (sekitar Rp 292 triliun) di Turki.

Sementara Ankara telah menjadi salah satu eksportir teratas untuk wilayah emirat itu.

Selain itu, masyarakat Qatar yang mendukung Turki juga telah memulai kampanye mengajak rakyat untuk menukarkan uang riyal mereka menjadi lira, sebagai upaya untuk mendongkrak nilai mata uang tersebut.

Baca juga: Qatar Tak Komentari Sanksi AS kepada Turki, Ankara Frustrasi

Sebelumnya, diberitakan media Turki, Takvim, jika Pemerintah Turki telah dibuat frustasi dengan sikap diam Qatar terkait krisis ekonomi yang menimpa Ankara.

Harian itu juga menulis jika Qatar memilih diam dan tidak mendukung Turki meski pemerintahan Erdogan dengan cepat mendukung Qatar saat bermasalah dengan negara-negara Teluk.



Sumber AFP,Anadolu
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X